Salam 2 Periode, Bawaslu Bidik Kadikbud Malut

  • Bagikan
Kadikbud Malut, Imran Yakub (lingkaran merah) ikut salam 2 jari bersama warga dan Gubernur Malut

TERNATE – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Malut, kini membidik Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Malut, Imran Yakub yang diduga terlibat politik praktis.

Imran yang sempat mendampingi Gubernur Malut Abdul Ghani Kasuba ketika melakukan kunjungan kerja (Kuker) ke Halmahera Barat (Halbar) Minggu 21 Januari 2018, nampak mengangkat salam 2 jari (lanjutkan) yang kini sering dijadikan slogan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Abdul Ghani Kasuba-Al Yasin Ali (AGK-YA) ketika foto bersama gubernur dengan warga.

Ketua Bawaslu Malut, Muksin Amrin mengatakan, pihaknya bakal menyelidiki maksud dari salam 2 jari atau 2 periode yang dilakukan Imran bersama warga tersebut.

“Saya akan perintahkan Divisi Hukum untuk menyelidiki maksud dari salam 2 jari yang dilakukan Kadikbud bersama warga tersebut. Karena salam 2 jari kini diidentik dengan slogan AGK-YA,” kata Muksin kepada KabarMalut, Selasa (23/1/2018).

Jika hasil penyelidikan ditemukan bukti, Imran bakal dipanggil untuk dimintai klarifikasi atau keterangan, karena Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang terlibat berpolitik.

“Kita baru dapat bukti masih sebatas foto maka kita akan telusuri lagi bukti lain, untuk mecari tahu maksud dari salam 2 jari itu,” terangnya.

Bawaslu tidak segan-segan menindak ASN yang sengaja terlibat politik praktis sebagaimana aturan hukum yang berlaku.

“Kalau sudah dimintai klarifikasi kita lanjutkan berkasnya ke Komisi Aparatus Sipil Negara (KASN) untuk memutuskan,” tegasnya. (rdx)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut