Awas! Penyakit Difteri Mulai Menyerang Halut

  • Bagikan
RSUD Tobelo

TOBELO – Difteri atau penyakit mematikan yang menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan, serta terkadang dapat mepengaruhi kulit ternyata sudah ditemukan di Halmahera Utara (Halut).

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberentasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Halut, Selvianus menjelaskan, penyakit Difteri pertama kali ditemukan di Desa Kailupa Kecamatan Loloda Utara. Atas temuan inilah, pihak Dinkes Halut langsung memberikan vaksin ADS atau serum anti difteri untuk seluruh warga di desa tersebut.

“Untuk mencegah penularan Defteri, pihak kami sudah memberikan vaksin untuk seluruh warga di desa tersebut,” kata Selvianus kepada KabarMalut, Rabu (24/1/2018).

Menurutnya, walaupun saat ini Dinkes Halut memiliki lebih dari 13.500 vaksin ADS, namun jumlah itu masih terbatas jika dibandingkan dengan penduduk Halut terutama balita yang rentan terserang disteri serta ibu hamil khusus di Kecamatan Tobelo.

“Makanya selain warga Kailupa, kami prioritaskan pemberian vaksin sementara untuk balita dan ibu hamil,” tambahnya.

Mulai munculnya penyakit Difteri di Halut juga diakui Direktur RSUD Tobelo, dr Irwanto Tandaan. Menurutnya, saat ini ada satu pasien positiv menderita difteri yang berumur 6 tahun asal Desa Gosoma, sementara menjalani perawatan intensif di RSUD Tobelo.

“Namun saat ini kesehatanya perlahan mulai membaik,” jelas dr Irwanto.

Bahkan, untuk mengantisipasi penularan lantaran merawat salah satu pasien difteri, seluruh staf di RSUD pun diberikan vaksin anti difteri. (Wie)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut