Rencana Muscalub Partai Hanura Halsel Dianggap Ilegal

  • Whatsapp
Sekertaris Bappilu DPC Partai Hanura Halsel, Asbur Abu

LABUHA, Rencana Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Maluku Utara menggiring pelaksanaan Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscalub) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) di Kota Ternate dianggap ilegal. Lantaran pengurus partai yang ikut Muscalub DPC Hanura Halsel bukan pengurus partai Hanura yang sah.

“Jadi Muscalub yang dilakukan di Ternate oleh DPD itu ilegal karena yang digiring untuk melaksanakan Muscalub itu diluar dari kepengurusan Partai Hanura,” ungkap Sekertaris Bappilu DPC Partai Hanura Halsel, Asbur Abu kepada sejumlah awak media, Kamis (25/1/2018).

Asbur menjelaskan, Muscablu harusnya dilakukan DPC bukan DPD, karena fungsi DPD sifatnya hanya memfasilitasi pelaksanaan Muscalub dan pelaksanakannya pun harusnya dari kepengurusan partai yang sah.

“DPD itu sifatnya hanya memfasilitasi DPC yang melaksanakan Muscalub dan melaksanakan itu kepengurusan yang lama,” cetusnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga menyesalkan sikap DPD Hanura Malut yang dalam pelaksanaan Muscalub melibatkan orang-orang yang tidak terdaftar dalam Sistim Informasi Partai Politik (Sipol) yang sudah terdaftar di KPU.

“Seharusnya yang diundang itu adalah kepengurusan partai yang masuk dalam daftar Sipol,” sesalnya.

Oleh karena itu kata Asbur, Muscalub yang dilakukan DPD Partai Hanura dibawa kepemimpinan Basri Salama itu diluar dari ketentuan partai atau ilegal.

“Jadi Musdalub yang di lakukan DPD dibawa kepemimpinan Basri Salama itu ilegal,” pungkasnya. (bud)

Pos terkait