Tinjau Proyek BPBD, DPRD Anggap Anggaran Bisa Direalisasikan Sebelum Jatuh Tempo

  • Whatsapp
Salah satu proyek milik BPBD yang sempat ditinjau

TERNATE – Dua Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate bersama Komisi III, melakukan monitoring tehadap pekerjaan proyek milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang menggunakan anggaran dana hibah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebesar Rp 20 miliar di tahun 2017.

Saat kunjungan, Komisi III memantau seluruh pekerjaan fisik yang tengah dikerjakan BPBD, hasilnya menurut para wakil rakyat ini, progres pekerjaan dan realisasi penyerapan anggaran dana bisa tercapai sebelum jatuh tempo.

Ketua DPRD Kota Ternate, Merlisa Marsaoly menyebutkan, setelah memantau progres pekerjaan yang dikerjakan BPBD di lapangan, DPRD yakin anggaran tersebut dapat diserap sebelum bulan Mei 2018 mendatang.

“Ini bagian dari hasil evaluasi dan pembahasan pekerjaan yang bersumber dari dana hibah sebesar Rp 20 miliar yang memang diperuntukan bagi BNPB yang dikhususnya untuk kali mati, dari hasil pantauan, pekerjaan banyak ada yang sudah selesai, dan ada yang sementara dikerjakan. Harapannya sebelum bulan Mei sudah harus selesai, dan itu sudah dijanjikan oleh pak Kaban BPBD, bahwa insyah Allah sebelum bulan Mei sudah akan selesai,” kata Merlisa usai memonitoring pekarjaan, Rabu (24/1/2018).

Hal serupa juga diutarakan, Ketua Komisi III DPRD Kota Ternate, Anas U Malik. Menurut dia, beberapa kegiatan yang dipantau DPRD yakni pelaksanaan pembangunan talud penahan banjir di beberapa kali mati (barangka) yang anggarannya menggunakan dana pasca bencana dari BNPB tahun 2017.

“Itu tadi dilakukan monitoring, kita melihat secara langsung progres pelaksanaan kegiatan itu, dan hampir 6 item kegiatan itu progresnya sudah diatas 50 persen,” jelasnya.

Tambah dia, jika tahapan dan progres pekerjaan sudah selesai direalisasikan 100 persen, maka Komisi III akan mendampingi BPBD untuk mengajukan proposal pengadaan dana bantuan untuk tahun 2018 ini.

“Sekarang tidak ada masalah, karena ada garansi atau jaminan dari BPBD bahwa akan selesai tepat waktu,” singkatnya.

Terpisah, Kepada BPBD Kota Ternate, Hasym Yusuf yang pada saat itu turut mendampingi para wakil rakyat itu mengungkapkan, pimpinan dan DPRD telah mengunjungi beberapa lokasi pekerjaan yang dilakukan BPBD, diantaranya kunjungan ke lokasi pembangunan pengaman kali mati (talud) Ake Mangga Dua di Kelurahan Mangga Dua, lokasi pekerjaan talud Ake Baliwora di Kelurahan Maliaro, kemudian mengunjungi lokasi pekerjaan talud Ake Boca di Kelurahan Makassar Barat.

“Pekerjaan ini akan berjalan lancar sesuai yang ditargetkan, terkecuali kalau hujan, itu pekerjaan akan sedikit terganggu,” jelasnya.

Ia mengatakan, di tahun ini, ada enam pekejaan fisik yang dikerjakan menggunakan anggara dana hibah dari BNPB, enam proyek tersebut diantaranya, pembangunan talud Ake Mangga Dua di Kelurahan Mangga Dua, pembangunan talud Ake Oti di Kelurahan Tanah Tinggi, pembangunan talud Ake Lisabet di Kelurahan Jati, pembangunan talud Ake Baliwora di Kelurahan Maliaro, pembangunan talud Ake Boca di Kelurahan Makassar Barat, dan pembangunan talud Ake Waring Jaya di Kelurahan Takome.

“Dari pekerjaan itu, ada yang sudah hampir selesai, ada juga yang sementara sedang dikerjakan, tetapi kami optimis bisa merealisasikan anggaran tersebut sebelum batas deadline,” tandasnya. (Nan)

Pos terkait