Barataku Layak Jadi Ibu Kota Loloda Tengah

  • Bagikan
Warga Lima Desa menolak Barataku sebagai Ibu Kota Kecamatan Loloda Tengah ssaat melakukan hearing DPRD Halbar

JAILOLO – Penetapan Desa Barataku menjadi ibu Kota Kecamatan Loloda Tengah (Loteng), Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), sudah memenuhi syarat administrasi tata ruang daerah. Baik unsur geografi, ekonomi, sosilogi, infalstruktur serta kesediaan lahan.

“Dari 10 desa di Kecamatan Loteng, Desa Barataku memenuhi syarat dan layak berdasarkan hasil kajian keadaan wilayah oleh tim survei dari akademisi,” ungkap Ketua DPRD Halbar Yuliche D. Baura, di Kantor DPRD Halbar, Jumat (26/1/2018).

Walaupun begitu, lanjut Yuliche, tidak mengabaikan aspirasi masyarakat melalui aksi unjuk rasa kemarin, pihaknya tetap menampung dan menjadi bahan pertimbangan DPRD.

“Tuntutan masyarakat tetap diakomudir dan kami juga akan duduk bahas bersama dengan Pemda,” imbunya.

Sementara Ketua Komisi I DPRD Halbar, Djufri Muhammad mengaku, penetapan ibu kota Kecamatan Loteng bukan sekedar ditetapkan begitu saja, tetapi melalui prosedur pengkajian. Walaupun direvisi namun Pemda tetap mengacu indikator tim survei.

“Saya pastikan bahwa walaupun revisi tetap indikator yang Pemda pakai adalah rekomendasi tim survey,” tandasnya.

Lanjut Djufri, sampai sejauh ini Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) belum memberikan kode register Kecamatan Loteng. Itu artinya, belum bisa diterapkan, jika sudah diberikan maka Pemda sudah bisa meresmikan Camat dan Perda sudah berlaku, serta mengacu pada PP nomor 19 tahun 2008 tentang Kecamatan.

“Kalau ada tuntutan ini bisa dilakukan revisi, tetapi atas kesepakatan kedua lembaga DPRD dan Pemda,” pungkasnya.  (*)

 

Editor: Narjo Usman

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut