Karyawan PT Intim Kara Tewas Digilas Alat Berat

  • Bagikan
Karyawan PT Intim Kara tewas diduga tergilas alat berat

LABUHA – Salah satu kariyawan PT Intim Kara yang diketahui bernama Abdul Gafur Mokodongan (37) ditemukan tidak bernyawa oleh warga di ruas jalan Kebun Boso-Boso antara Desa Wayauwa dan Desa Silang, Kecamatan Bacan Timur Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

Korban merupakan operator alat berat berupa Greder yang saat ini diketahui tengah menangani proyek pembangunan ruas jalan Wayaua-Silang itu, ditemukan oleh Rizal, (23) warga Desa Wayauwa.

Informasi yang dihimpun, sekira pukul 11.00 WIT Rizal dan Musa hendak mengantar minyak Solar ke camp lokasi kerja dengan menggunakan mobil.

Dalam perjalanan tepatnya di kebun Boso – Boso Desa Wayaua, saksi melihat korban dalam keadaan tergeletak di jalan raya, kemudian mereka mengecek ternyata korban sudah meninggal dunia.

Atas kejadian tersebut, Rizal menyuruh rekannya Musa menjaga korban sementara dirinya kembali ke kampung Wayaua untuk melaporkan kejadian tersebut ke anggota Pospol Desa Wayaua, Briptu Fredi Elfis Maleba dan Istri korban Fitriani.

Mendengar laporan tersebut, anggota Pospol Desa Wayaua langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan bersama warga setempat mengantar korban ke Rumah Sakit Umum Labuha di Desa Marabose Kecamatan Bacan.

Kapolres Halsel, AKBP Irfan SP Marpaung, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan kerja tersebut.

Dugaan sementara, kata Kapolres, kejadian tersebut terdapat dua kemungkinan yakni diperkirakan korban mengantuk dan terjatuh dari atas Greder yang dikendarainya.

“Dan kemungkinan lain, diperkirakan Greder mengalami gangguan dan korban perbaiki dengan posisi duduk atau berdiri di atas ban greder dan tiba-tiba greder jalan dan korban jatuh hingga tergilas ban belakang,” kata Ifan kepada KabarMalut, Minggu (28/1/2018).

Menurutnya, hasil olah TKP, posisi korban berada jarak 17 meter di belakang Greder dan Greder berhenti setelah menabrak tebing.

Saat ini pihak Polpos telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi, sementara jenazah korban telah dibawa pihak keluarga ke kampung halamanya di Kabupaten Bolaang Mongondo Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dengan menggunakan kapal reguler dari pelabuhan Babang menuju Ternate. (*)

 

Editor: Narjo Usman

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut