Soroti Kekurangan Kampus, Mahasiswa Dihajar Security

  • Whatsapp
Salah satu oknum Security menganiaya mahasiswa yang sedang berorasi

TERNATE – Sejumlah mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) As-Siddiq Kie Raha Maluku Utara menggelar akasi injuk rasa dilingkungan kampus STKIP terkait perjalanan IAI selama satu semester yang dinilai banyak problem, baik di kalangan dosen, mahasiswa, maupun fasilitas infrastruktur yang bersifat sementara dan serba kekurangan.

Aksi yang awalnya berjalan normal tersebut mendapat perlawanan dari petugas kampus (security), sehingga terjadi adu jotos antara massa aksi dengan security kampus saat aksi sedang berlasung di depan gedung putih STKIP Kie Rahan Ternate, Senin (29/1/2018).

Muat Lebih

Kordinator Lapangan (Korlap) M. Seleh Rumelaan mengatakan, aksi yang dilakukan ini karena Ketua Yayasan YPSDM-MUI Sidik Dero Siokona yang memiliki kekuasan tertenggi di IAI As-Siddiq, sangat lemah dalam mengkordinir dosen-dosen untuk membicarakan kelebihan dan kelemahan IAI As-Siddiq ke depan.

Aksi bakar ban berkas di depan kampus STIKIP Ternate

“Hal itu terbukti, Yayasan yang seharusnya menaungi IAI As-Siddiq, tidak pernah melakukan rapat bahkan bertemu dengan tenaga pengajar sekalipun sangat sulit. Sehingga manajemen organisasi yang sangat kering dan dangkal, membuat ketua yayasan bersama pengurus serta pembina hanya menunggu masuknya rupiah di Yayasan,” tegasnya.

Bahkan Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) yang diurus selama satu semester tidak kunjung usai dan membuat dosen-dosen terkatung-katung di atas kesenangan para pemimpin.

“Surat Keputusan (SK) Dosen dan Surat Kontra Kerja yang dilengkapi dengan tandatangan dan stempel hanya jadi hiasan belaka yang membentuk paradigma rekayasa di semua lini berkas-berkas IAI As-Siddiq dan pihak Yayasan,” jelasnya.

Menurutnya, permasalahan yang dianggap sangat fatal di kampus IAI As-Siddiq, yaitu tenaga pengajar (dosen) tanpa diberikan upah kerja (Gaji). Poin yang sangat penting ini dianggap remeh oleh pihak Yayasan.

“Sementara mereka tidak berpikir kalau maju dan tidaknya IAI As-Siddiq tergantung dari militansi dan loyalitas dosen dalam memegang tanggung jawab dalam menata IAI As-Siddiq Kie Raha Maluku Utara ke depan,” pungkasnya. (*)

 

Editor: Narjo Usman

Pos terkait