Penyidik Serahkan 4 Tersangka Pengeroyokan Anggota Polisi ke Jaksa

  • Bagikan
4 Tersangka pengeroyokan sebelum diserahkan ke JPU

MABA – Penyidik Polsek Wasile Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), setelah melakukan penyidikan atas pengeroyokan salah satu anggota Polisi yang bertugas di Polres Haltim, yakni M Yani Harun  (21), yang dilakukan oleh 4 tersangka. Hari ini penyidik merampung perkara tersebut sekaligus menyerahkan tersangka ke Kejaksaan Negri Soasio Tidore.

“Hari ini Penyidik Polsek Wasile menyerahkan para tersangka pengeroyokan di Kejaksaan Negeri Soasio Tidore, tahap  II dan para tersangka, yakni Oten Puku, Jems Were Were,  Mardonis Ngaji, Andrianus Were Were,” jelas  Kasi Humas Polsek Wasile, Bripka Saiful Sangadji kepada wartawan, Rabu (31/1/2018).

Ia menjelaskan, penyidikan kasus pengeroyokan yang dilakukan oleh para tersangka terhadap oknum anggota polri tersebut, berdasarkan laporan polisi no/11/XII/2017/polsek. Kapolsek Wasile Ipda Jufri Adam memerintahkan penyidik pembantu untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban para saksi dan para tersangka di Polsek Wasile atas pengeroyokan tersebut.

“Berdasarkan bukti yang cukup penyidik melakukan penahanan terhadap para tersangka berdasar kan kitab undang-undang hukum acara pidana pasal 20 ayat (1) KUHAP, dengan no Sphan/08/XII/2017/polsek pada 23/12/ 2017,” jelasnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan penyidik, lanjutnya,  melimpahkan berkas perkara di Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk dilakukan penelitian oleh JPU berdasarkan pasal 14 KUHAP. Setelah dilakukan penelitian bahwa berkas perkara dinyatakan lengkap (P21) dengan no, B-C84/S.I.II.3/EP.I/2018.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik para tersangka dijerat pasal 170 ayat (2) ke -2 KUHP, dengan ancaman 7 tahun penjara,” akunya.

Sekedar diketahui, kasus pengeroyokan tersebut, terjadi pada Minggu 17 Desember 2017  pukul 16.30 WIT, di Desa Dodaga Kecamatan Wasile Timur,, disaat itu  korban pergi ke Desa Dodaga dengan mengendarai sepeda motor. Setelah memasuki Desa Dodaga korban dicaci maki dengan perkataan yang tidak wajar, kemudian korban menghampiri para pelaku, setelah menghampiri pelaku korban menanyakan kepada para pelaku kenapa mencaci maki dirinya.

“Setelah korban berkata demikian, para pelaku langsung melakukan pengeroyokan kepada korban, hinga korban mengalami cedera di bagian tangan kiri, setelah terjadi pengeroyokan tersebut korban lari untuk menyelamatkan dirinya,” tutupnya. (*)

 

Editor: Narjo Usman 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut