Seluruh Desa di Haltim Wajib Jalankan Program Padat Karya

  • Bagikan
Kepala DPMD Haltim, Badalan Uwat

MABA – Guna menyusun perencanaan  maupun program yang tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halmahera Timur (Haltim), meminta seluruh Pemerintah Desa (Pemdes), mulai tahun ini diwajibkan untuk memasukan program padat karya dan Cash For Work.

“Program padat karya ini merupakan kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Desa yang diberlakukan kepada seluruh desa penerima Dana Desa (DD). Jadi mulai tahun ini seluruh desa wajib jalankan program padat karya,” kata  Kepala DPMD Haltim, Badalan Uat kepada wartawan, Rabu (31/1/2018).

Ia menjelaskan, program tersebut bertujuan untuk meminimalisir tingkat pengangguran di setiap desa dengan cara mempekerjakan masayarakat yang memiliki skil untuk sejumlah item program yang dicanangkan.

” ini cara baru atau program baru yang akan mulai diterpakan tahun ini,” ungkapnya.

Dirinya mengaku , program padat karya tersebut juga berorientasi pada seluruh sektor yang menjadi program pemerintah desa. Sebab programini lebih menitik beratkan pada kegiatan dengan penganggarannya besar dan juga menyerap banyak tenaga kerja.

“Jadi ada kegiatan fisik yang melibatkan tenaga skil semisalnya, tidak perlu ambil dari luar, desa bisa mempekerjaakan tenaga kerja lokal yang dianggap kompeten. Selai itu juga program ini juga bersifar swakelola,” akunya.

Meski begitu, lanjutnya, penerapan tersebut baru dimulai tahun ini, namun hingga sampai saat ini belum ada satupun yang memasukan dokumen perencanaan.

“Saat ini kami masih menunggu dari desa, karena sampai sekarang belum ada yang memasukan dokumen perencanaan dari masing-masing desa yang ada di Haltim,” terangnya. (*)

 

Editor: Narjo Usman

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut