BPKD Halbar Siap Bayar Sisa Tunjangan TPG dan Tunjangan Khusus Dacil

  • Bagikan
Kepala BPKD Halbar, Can Ahmad

JAILOLO – Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), bakal melunasi kewajibannya dengan melakukan pembayaran sisa Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan tunjangan khusus guru Daerah Terpencil (Dacil) tahun 2017.

Kadis BPKD Halbar, Can Ahmad mengatakan, pihaknya siap membayar sisa tunjangan profesi guru  dan tunjangan khusus bagi guru daerah terpencil tahun 2017. Walaupun demikian, pihaknya sementara ini masih menunggu Surat Perintah Membayar (SPM) dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud).

“Yang jelas kami tetap membayar tetapi masih menunggu SPM dari Dikbud, untuk itu  lebih jelasnya hubungi langsung ke mereka,” ungkap Can kepada KabarMalut, Kamis (1/2/2018).

Selain itu, sering terjadi keterlambatan pembayaran karena kurangnya penyaluran dari pusat, sehingga mengalami kesulitan. Walaupun begitu, pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena Dana Alokasi Umum (DAU) juga sangat terbatas.

“Mengalami terlambatnya karena kurangnya penyaluran dari pusat,” tandasnya.

Sementara Kepala Dikbud Halbar, Soni Balatjai mengatakan, pihaknya sudah memasukan SPM TPG maupun Dacil, dan mereka janjikan untuk segera diproses. Sehingga dengan begitu,  tinggal menunggu hasilnya.

“Kemarin kita sudah masukan SPM-nya, dan dijanjikan segera diproses,”ujarnya.

Sisa pembayaran TPG maupun Dacil, biasanya tersalur pada Februari bulan berjalan. Serta tahapan pembayaran disesuaikan setiap triwulan dengan jumlah total 700 guru.

Menurutnya, proses pembayaran melalui hasil rekomendasi Kemendikbud, selanjutnya dikeluarkannya surat pembayaran Kemenkeu dan kemudian ditranfer ke rekening Badan Keuangan Daerah (BUD). Bukan hanya langsung membayar tetapi berdasarkan laporan pengawasan guru profesi dari Irjen Kemendikbud, Lembaga Penjamin Mutu (LPM) dan tim pementauan lembaga tersebut ekstra ketat.

“Kalau tidak mengajar pada saat jam mengajar maka tidak memperoleh tunjangan profesi tesebut,”cetusnya.

Sekedar diketahui, sisa pembayaran tahun 2017 akan dilakukan pada Februari, sedangkan tahun ini (2018) untuk triwulan I dipastikan pada Maret bulan berjalan. Selain itu,  tahun ini tunjangan TPG dianggarkan sebesar Rp 24 miliar, sedangkan Dacil sebeaar Rp 1 miliar lebih.

Terpisah Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Halbar, Wiwin Mega Arahman mengaku, tunjuangan non sertifikasi (TPG) baru terbayarkan 3 bulan, sedangkan guru sertifikasi (TPG) sudah 2 bulan dibayarkan, tinggal tersisa 4 bulan untuk tahun 2017.

“Kami masih tetap menunggu karena telah dijanjikan,” ungkapnya. (*)

 

Editor: Ong

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut