Jual BBM Tidak Sesuai HET, Disperindagkop Ancam Cabut Izin Usaha

  • Bagikan

MABA-Pengecer BBM yang berjualan di Kota Maba, izin usaha terncam dicabut, sebab harga BBM yang dipasrkan tidak berdasrkan dengan penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET,) yang telah ditetapkan oleh Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi (Disperindgkop dan UKM) Kabupaten Halmahera Timur.

Hal ini terbukti , saat pihak Disperindagkop melakukan penertiban di sejumlah pengecer BBM yang berada di Kota Maba, ditemukan harga psarannya tidak sesuai HET, dimana harga HET yang telah ditetapak Disperindagkop perliter sebesar Rp 4.600.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop,  Lutfi Karim, berdasrakn hasil penertiban dilapangan menyebutkan, penjualn BBM tidak sesuai dengan HET, sebab yang didapatkan dilapngan, perliter sudah dua kalilipat dari HET, yakni mulai dari Rp 8000 hingga Rp 7.000 per liter.

“Jadi mereka ini menjual Mita tidak sesuai HET, bahkan dua kali lipat dari HET,” ungkapnya pada KabarMalut, Kamis (1/2/2018).

Menurutnya, dengan penjualan BBM ini tidak sesuai dengan HET yang telah ditetapkan, tetntu akan menjual harga BBM diatas HET.

“Kamj menduga hal ini juga akan dilakukan oleh mereka, makanya  akan tindak. Tetapi saat ini  masih berikan toleransi, apabila selanjutnya ada kedapatan maka akan dicabut izinnya,” tegasnya(*)

 

Editor: Ong

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut