Limbah PLN Rayon Jailolo Diduga Cemari Lingkungan

  • Bagikan
PT PLN Rayon Jailolo

JAILOLO – Limbah oli bekas milik PT PLN Rayon Jailolo diduga mencemari lingkungan Desa Gamlamo. Oli bekas yang tergolong limbah B3, mengalir hingga ke dalam tambak milik warga.

Menurut Kepala Desa (Kades) Gamlamo, Rustam Fabanyo, jika pada saat musim panas limbah oli bekasn tersebut tidak nampak. Namun, pada saat musim hujan, cairan berwarna hitam pekat ini akan terlihat disela-sela saluran air.

Bukan hanya itu, kata Rustam, limbah PLN ini juga mengalir ke sungai hingga merembes ke tambak milik warga serta mangrove Desa Gamlamo.

“Ini sudah pernah terjadi, sehingga patut dipikirkan pihak (PLN) rayon Jailolo soal dampak dari limbah B3. Jangan sampai merusak lingkungan dan kelangsungan hidup manusia  serta mahluk hidup lainnya,” jelasnya.

Jadi, tambah Rustam, PLN rayon Jailolo harus pikirkan masalah ini, agar mengantisipasi secara dini. Sehingga tidak berimbas pada penduduk setempat.

Sebelumnya, Supervisor Pembangkit PLN Rayon Jailolo, Wahyudin Siria membantah dan mengklaim masih dalam kondisi aman terkendali di dalam bak penampung. Menurutnya, tidak meluap dan mencemari lingkungan di sekitar pemukiman warga. Selama 8 bulan bertugas, belum menemukan adanya limbah oli yang mengalir keluar atau mencemari lingkungan warga.

“Oli trep tidak buang keluar, dan jika itu terjadi mungkin saya belum ada,” aku Wahyudin kepada KabarMalut, Jumat (2/2/2018).

Lanjut Wahyudin, untuk luasnya bak penampung limbah, dirinya belum mengetahui secara jelas. Walaupun demikian, ia memastikan tidak akan berimbas, jika itu terjadi maka minimal ada tanda-tanda tetapi sejauh ini belum terlihat.

Dikatakannya, limbah tersebut tidak bisa dibuang keluar. Terkecuali masyarakat membutuhkan untuk digunakan. “Selama ini limbah belum ada yang penuh,” ucapnya.

Wahyudin mengaku, hanya memiliki tempat penyimpanan limbah bekas atau oli trep, sementara pemusnahan dari perusahaan pelumasan tidak ada.

“Walaupun dibiarkan dalam bak tetapi tidak ada kebocoran sehingga tidak berimbas keluar,” tukasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut