Dilaporkan DPRD, Kadis Keuangan Kepsul Dijemput ‘Paksa’ Polisi

  • Bagikan
Anggota DPRD Kepsul serunduk kantor Polres melaporkan Kadis Keuangan Kepsul

SANANA – Kantor Polres Kepulauan (Kepsul) sekira pukul 15.30 WIT, digeruduk puluhan anggota DPRD yang dipimpin langsung Ketua DPRD Kepsul Ismail Kharie. Kedatangan para wakil rakyat ini melaporkan Kepala Dinas Keuangan Kepsul Iwan Mansur, karena tidak membayar hak mereka selama dua bulan terakhir.

Langkah yang dilakukan DPRD ini guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta mencegah Iwan melarikan diri. Karena dua kali surat yang dilayangkan DPRD, tidak digubris Kadis Keuangan Iwan Mansur.

“Kami melaporkan ini ke kantor polisi dengan maksud agar polisi dapat melakukan pencaharian atas Kadis Keuangan Irwan Mansur itu, karena kalau tidak dikhawatirkan ada diantara kami yang menemukan pasti akan melakukan tindakan yang tidak kita inginkan,” kata Ketua DPRD Kepsul, Ismaik Kharie di hadapan Wakapolres Kepsul Kompol Syamsul Alam, Selasa (6/2/2018).

Kadis Keuangan Iwan Mansur dan dan DPRD difasilitasi pihak Polres menyelesaikan persoalan keterlambatan pembayaran hak DPRD

Anggota DPRD tidak akan ninggalkan kantor Polres sebelum pihak Kepolisian menangkap Irwan Husen dan dibawa ke Polres. Mendengar pernyataan Ketua DPRD, Wakapolres Kompol Symsul Alam langsung memerintahkan anggota Intel dan Reskrim untuk beraksi.

Tak butuh waktu lama, anggota Reskrim berhasil membawa paksa Kadis Keuangan Iwan Mansur ke Polres, dan Wakapolres langsung mediasi forum untuk mencari jalan keluar dari masalah tersebut. Namun Ketua DPRD Ismail Kharie tetap tidak mau mendengar alasan kecuali segera melakukan pencairan anggaran yang menjadi hak ke-25 anggota DPRD.

Karena tidak mampu menahan amarah, Ketua DPRD sempat memukul meja dan direspon oleh beberapa anggota DPRD, seraya mendekati Kadis Keuangan. Beruntung ketegangan ini bisa dilerai oleh pihak Kepolisian.

Wakapolres Kepsul Kompol Syamsul Alam, kemudian memberikan saran agar memberikan kesempatan terhadap Kadis Keuangan untuk menyelesaikan tugasnya agar segera membayar hak para anggota DPRD.

“Saya pikir kita harus memilih jalan tengahnya, berikan pak Kadis Keuangan waktu hingga besok untuk menyelesaikan pekerjaannya, yaitu mencairkan anggaran yang menjadi hak DPRD,” sebut Syamsul yang menawarkan solusi pada pertemuan itu.

Para anggota DPRD dan Kadis Keuangan kemudian menerima saran tersebut, kemudian Ketua DPRD langsung memimpin anggota balik ke kantor. (*)

 

Editor: Narjo Usman

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut