Cuaca Buruk, Harga Ikan Di Jailolo Meroket

  • Bagikan
Pasar ikan Jailolo

JAILOLO – Cuaca buruk di perairan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) akhir – akhir ini, membuat para nelayan yang berada di pesisir pantai Teluk Jailolo tidak bisa melaut, sehingga berdampak pada pasokan ikan dari nelayan berkurang hingga menyebabkan naiknya harga jual ikan di pasaran.

“Kami sebagai Dibo – dibo (penjual) mau tidak mau harus naikan harga ikan karena pasokan ikan berkurang,” terang Aifa Muhammad, salah seorang penjual ikan di pasar Jailolo kepada KabarMalut, jumat (9/2/2018).

Aifa mengatakan, untuk jenis ikan Cakalang per ekor ukuran sedang dan besar pada pekan kemarin dengan harga Rp 50 ribu sampai Rp 180 ribu,  namun kini naik menjadi Rp 60 ribu sampai Rp 200 ribu. Sedangkan jenis ikan Komo 3 ekor berukuran sedang sebelumnya Rp  20 ribu dan pekan ini naik menjadi Rp 30 ribu. Hal serupa juga terjadi kenaikan pada jenis ikan Tuna berukuran sedang dan ukuran besar sebelumnya hanya Rp 60 ribu sampai Rp 190 ribu kini naik menjadi Rp 80 ribu sampai Rp 200 ribu. Sementara lain hal dengan ikan dasar jenis Goropa, Lodi, Bubara, Sumasi, tetap stabil pada harga Rp 50 ribu perkilogram.

“Ini karena kondisi cuaca tidak baik sehingga nelayan beralasan jumlah tangkap mereka berkurang. Untuk itu kami tetap menaikan  harganya,” ungkap penjual lainnya, Husna Abdul.

Husna mengaku, biasa stok ikan yang diambilnya dari nelayan mulai dari 200 ekor hingga 400 ekor ikan, dengan kapasitas delta coolbox yang disiapkan 4 unit sampai 5 unit.

Terpisah salah seorang nelayan Saria Abas, mulai akhir pekan ini pendapatannya berkurang sehingga mempengaruhi harga penjualannya. (ong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut