KPU Malut ‘Kelebihan’ Dana Pilgub

  • Whatsapp
Ketua KPU Malut, Syahrani Somadayo

TERNATE – Alokasi anggaran Pemilihan Gubernur (Pilgub) Maluku Utara (Malut) periode 2018-2023, ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebesar Rp 222,6 miliar, untuk mendanai enam pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur. Namun nyatanya, kini Pilgub Malut hanya diikuti empat Paslon, sehingga anggaran yang diusulkan dipastikan lebih dari kebutuhan KPU.

Ketua KPU Malut, Syahrani Somadayo mengakui, dana sebesar Rp 222,6 miliar itu diusulkan jika Pilgub diikuti enam Paslon, hal ini mengacu pada Pilgub sebelumnya tahun 2013.

“Memang dari awal pembahasan anggaran Rp 222,6 miliar itu kita prediksi akan ada enam pasangan calon, karena kita dari KPU sendiri berkaca pada Pilgub 2013 lalu yang memiliki enam pasangan calon,” kata Syahrani saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Jumat (9/2/2018).

Syahrani mengatakan, KPU bakal mengembalikan anggaran apabila nanti tidak terpakai untuk pendanaan Pilgub. Tapi kalau ada yang kurang maka tetap anggaran itu akan dipakai.

“Jika anggaran untuk dua pasangan calon yang kita masukan itu dipakai untuk kegiatan yang lain, maka yang jelas kita lapor ke Pemprov.  Memang dua itu pengaruhnya sangat kecil, karena hanya dibutuhkan untuk logistik seperti alat peraga kampanye,” terangnya.

Anggaran yang ditargetkan dengan enam Paslon ini jika tidak terpakai, tentu dikembalikan lagi ke Pemprov.

“Agak susah juga kelola anggaran yang banyak tapi tidak ada pos yang bisa kita gunakan. Jadi kita akan kembalikan anggaran yang sisa jika tidak terpakai,” jelasnya.

Menurutnya, enam ke empat kandidat pastinya ada selisih, namun KPU menginginkan kesepakatan anggaran yang sudah disetujui, harus dicairkan secara keseluruhan. Karena kalau sudah cair ke rekening KPU, maka anggaran tersebut sudah menjadi hak KPU, jika anggarannya terjadi kelebihan bakal dikembalikan ke kas Negara, bukan ke daerah.

“Makanya kemarin kita minta seluruhnya ke Pemprov sesuai dengan kesepakatan sebesar Rp 222,6 miliar. Nanti kalau tidak terpakai baru kita kembalikan,” ujarnya. (Ajo)

Pos terkait