236 Jiwa Warga Dodinga Mengungsi Akibat Banjir

  • Bagikan
Kondisi Desa Dodinga Yang Terendam Banjir

JAILOLO – Hujan deras dengan intensitas sedang hingga lebat masih melanda wilayah Maluku Utara, di Halmahera Barat, yakni di kecamatan Jailolo dan kecamatan Jailolo selatan, masih terkepung banjir, di Jailolo Selatan sungai Dodinga tidak mampu menampung debit air yang tinggi dan meluap ke pemukiman warga hingga mencapai lebih dari satu meter.

Kondisi ini menyebabkan puluhan rumah warga desa Dodinga terendam banjir. Dari hasil data yang dihimpun KabarMalut, Senin (12/2/2018), sebelumnya 41 rumah warga desa Akediri kecamatan Jailolo terendam banjir sekitar pukul 07.00 Wit tetapi warganya belum mengungsi.

Sedangkan di desa Dodinga Kecamatan Jailolo Selatan, sekira pukul 16:00 WIT.  terjadi banjir dan air sungai meluap hingga ketinggian mencapai 1 meter lebih menyebabkan 48 rumah warga terendam, 236 jiwa dari 66 Kepala Keluarga (KK) harus mengungsi di dataran tinggi. Sejauh ini belum ada laporan adanya korban jiwa dalam peristiwa ini.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat sudah menyiapkan 1 unit tenda darurat dan 100 tikar untuk korban bencana banjir tersebut. Serta Tim yang tergabung dari Anggota BPBD, Tagana, PMI, Puskesmas Bobane Igo, serta Polsek Jailolo Selatan.

Kepala BPBD Halbar Imran Lolori kepada KabarMalut, mengatakan, untuk desa Akediri, langkah antisipasi air berisi karena rata – data sumur mereka terendam. Sehingga dengan begitu, pihaknya sudah menyiapkan 2 unit hidran atau tangki air.

Sementara desa Dodinga, lanjut Imran, korban banjir sudah mengungsi ke dataran tinggi sehingga pihaknya menyiapkan tenda darurat dan 100 tikar. Serta penanganan medis seperti kesediaan obat – obatan dari pihak Puskesmas Bobaneigo.

Rumah yang terendam banjir di desa Dodinga

“Tadi siang air sudah surut tetapi pada sore tadi kembali hujan membuat rumah warga desa Dodinga kembali terendam. warga yang panik langsung mengungsi di dataran tinggi. Sedangkan pihaknya sudah menyiapkan fasilitas pendukung untuk para pengungsi,”pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut