Pemkab Haltim Tegaskan PT ARA Tetap Membayar Ganti Rugi

  • Bagikan
Ilustrasi: Perusahan Nikel di Haltim

MABA – Terkait kasus pencemaran lingkungan di Desa Batu Raja, Kecamatan Wasile, Kabupaten Halmahera Timur Halmahera Timur (Haltim), yang disebabkan limbah milik Perusahaan Tambang PT Alam Raya Abadi (PT ARA). Sehingga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Haltim melalui Dinas Pertanahan dan Lingkungan  Hidup Haltim,  menegaskan agar PT ARA harus bertanggung jawab dan memberikan ganti rugi .

Kepala Dinas Petanahan dan Lingkungan Hidup Haltim, Harjon Gafur mengaku, terkait dengan persoalan ini, sebelumnya  pihaknya didampingi Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Kalautan dan Perikanan Haltim, telah turun langsung ke perusahaan dan melakukan pengecekan ke lokasi yang tercemari limbah perusahaan di Desa Baturaja, Kecamatan Wasile.

“Memang ada beberapa sumber yang memang limbah yang mencemari perkebunan warga dan mereka mengakui itu,” katanya.

Pada saat pengecekan lokasi pencemeran, lanjut Harjon, yang disaat itu juga melibatkan pihak perusahaan, dari hasil pengecekam ditemukan adanya tempat milik perusahaan yang mengalami jebol sehingga terjadinya pencemaran itu.

“Mereka juga mengakui itu,  maka dari itu pihak perusahaan tetap melakukan ganti rugi atas apa yang terlah terjadi akibat dari luapan limbah yang mengenai perkebunan warga lingkar tambang,” katanya.

Ia juga mengaku jika apa yang dilakukan oleh Pemkab Haltim, tentunya berdasarkan pengaduan masyarakat yang ada di lingkar tambang, dan bahkan sudah melakukan semua tahapan  pungumpulan data terkait pencemaran lingkungan. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut