Proyek Jembatan Rp 47,9 Miliar di Halsel Diduga Bermasalah

  • Bagikan
Ketua Devisi Investigasi LSM Institut Demikrasi, Muhammad Saifuddin

LABUHA – Proyek pembangunan jembatan milik Satuan Kerja (Satker) wilayah II Provinsi Maluku Utara Kementrian PUPR ini di kerjakan oleh PT. Aebinabi dengan pagu Rp 47,9 miliar, akan tetapi terdapat banyak masalah seperti pembayaran upah pekerja dan kualitas proyek jambatan yang sudah retak.

Pekerjaan  9 jembatan pada ruas jalan Saketa – Matutin Tahun anggaran 2017 ini, telah membuat warga sekitar geram dan mengancam akan membongkar talut dua jembatan yakni jembatan ake sambiki dan jembatan ake risma, bila pihak kontraktor tetap tak mau membayar upah pekerja. Masalah ini rupanya disikapi oleh   Devisi investigasi LSM Institut Demokrasi, Muhamad Saifudin.

Dia menjelaskan dua jembatan yaitu ake risma dan ake sambiki dari 9 jembatan ini penanggung jawabnya adalah Idris sebagai kontraktor.  Bahkan,  bukan hanya soal tunggakan upah pekerjaan talut jembatan saja, tetapi ada tunggakan lainya yang mencpai ratusan juta.

“Informasi yang kami dapatkan bahawa Idris masih menunggu pencairan dari Provinsi untuk menyelesaikan tunggakan ratusan juta itu karena Ia (Idris) juga mengerjakan satu paket di ruas jalan Loloda Kedi milik Pemerintah Provinsi Maluku Utara,” ungkapnya kepada KabarMalut, Kamis (15/2/2018).

Dia mempertanyakan, anggaran dari pekerjaan dua jembatan ake risman dan ake sambiki yang bersumber dari APBN itu harusnya dikerjakan dengan baik akan tetapi anggaran itu tidak diketahui  penggunaannya dikemanakan.

“Saat ini kami masih dalam tahapan investigasi terkait dngan pekerjaan milik BPJN ini ada beberapa jembatan hingga saat ini belum juga di selesaikan dan ada juga retak di bagian oprit pada jembatan ake sambiki yang juga menjadi tanggung jawab pihak kontraktor,” jelasnya.

Untuk menindaklanjuti hal ini pihaknya dalam waktu dekat  melaporkan langsung ke Irjen Bina Marga Kementrian PUPR dan Polda Malut untuk di proses sebagai dugaan penyalagunaan dana tambahan. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut