Pembangunan Gedung PAUD Tuakara, Diduga Serobot Tanah Warga

  • Bagikan
Bangunan gedung PAUD Desa Tuakara. (Foto: Saiful Safrudin)

JAILOLO – Pembangunan satu lokal gedung sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Tuakara, Kecamatan Loloda. Kini dipersoalkan oleh ahli waris pemilih tanah.

Pemdes dinilai telah melakukan penyerobotan. Sebab, meski gedung telah dibangun gedung PAUD, namun pihak pemdes belum melakukan pembayaran ganti rugi kepada pihak ahli waris.

Isra Hi Kader, salah satu pihak yang mengaku sebagai ahli waris atas tanah yang diatasnya telah berdiri gedung PAUD, mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak Pemdes, DPM-PD dan Inspektorat daerah tetapi belum juga diselesaikan.

Padahal, sebelumnya Pemdes melalui Kades Tuakara telah berjanji akan membayar pada Desember 2017 lalu, namun belum juga dibayarkan.

“Kemarin sudah bersepakat, tetapi sampai saat ini belum ada pembayaran padahal Kades sudah janji,” ungkap ahli waris pemilik tanah Isra Hi. Kader kepada kabarmalut, Sabtu (17/2/2018).

Isra menjelaskan, tanah tersebut adalah milik Almarhum Samad Hi. Kader.

Namun, Pemdes mengklaim telah membeli dari Mahmud Ibrahim sejak tahun 2015. Ketika dikroscek kembali, yang kepada bersangkutan (Mahmud) hal itu ternyata tidak benar. Dan, yang dibeli sebenarnya saat ini telah dibangun sekolah SMP Negeri 36 Halbar.

“Kami sudah cukup berupaya memediasinya, dan jika tidak digubris maka kami langsung bawa ke ranah hukum,” ancam Isra.

Terpisah Kepala Desa Tuakara, Azhar I. Falagaku, sampai saat ini belum berhasil dihubungi hingga berita ini naik tayang. (ags)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut