DPRD Masih Pertanyakan Bandara Kuripasi

  • Bagikan
Anggota DPRD Halbar, Mahdin Husen

JAILOLO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), masih mempertanyakan hasil studi kelayakan Bandara Kuripasi yang menghabiskan anggaran APBD Rp 1,5 miliar tahun 2016 lalu.

Anggota DPRD Halbar, Mahdin Husen mempertanyakan hasil studi kelayakan bandara Kuripasai sampai saat ini belum dapat diketahui.

“Pada prinsipnya, kami menunggu hasilnya,” ungkap Hamdi kepada KabarMalut, Jumat (23/2/2018).

Lanjut Mahdin, ini bukan persoalan setuju atau tidak, bagaimana bahas anggaran untuk kelanjutannya, sementara upaya itu sudah dipanggil dan meminta dokumen dan hasil kajian. Apalagi pembangunan bandara untuk kepentingan masyarakat maka Pemkab juga harus melibatkan DPRD.

“Kami sudah meminta dokumen hasil kelayakan bandara tetapi sampai saat ini belum dapat,” tandasnya.

Sementara, Anggota DPRD Halbar lainnya Frangky Luang, menilai Ketua DPRD Halbar Juliche D. Baura sangat keliru atas pengakuannya bahwa telah adanya laporan hasil kelayakan bandara Kuripasai sudah disampaikan. Padahal, sampai saat ini belum ada sama sekali.

“Ibu ketua sangat keliru, belum ada laporan tetapi dibilangnya ke media sudah ada, ngaur saja,” singkatnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut