Sebagian Desa di Halteng Belum Masukkan APBDes

  • Bagikan
Kadis BPMD Halteng, Ridwan Basalem kepada

WEDA – Sebagian desa di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) belum memasukan APBDes sehingga belum bisa mencairkan Dana Desa (DD) tahun 2018. untuk mencairkan DD, pihak desa wajib menyusun laporan APBDes.

“Masih ada sebagian desa belum menyelesaikan laporan APBDes, kalau sudah ada desa yang menyerahkan laporan APBDes, maka akan kembali diperiksa, apakah laporan tersebut sudah betul atau belum,” kata Kadis BPMD Halteng, Ridwan Basalem kepada KabarMalut, Jumat (23/2/2018).

Menurutnya setelah laporan APBDes selesai diterima barulah dinaikan ke bagian keuangan untuk dilakukan pencairan DD.  Untuk desa yang laporan APBDes sudah selesai bisa buat permohonan pencairan melalui pemerintah kecamatan, karena DD sudah ditranfer ke daerah.

“Pencairan DD tahap pertama besar Rp 10, 40 miliar,” Abdulrahim.

Ia mengatakan, proses pencairan hanya menunggu laporan dari Desa melalui BPMD.

“Kalau sudah diajukan laporan maka anggaran juga cair,” ujarnya.

Dikatakan, proses pencairan DD juga diberikan batas waktu selama 14 hari.

“Jadi, terhitung 14 hari mulai anggaran DD ditranfer ke kas daerah. Sehingga diharapkan agar segera dilakukan laporannya, agar anggaran segera cair,” harapnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut