Sportivitas Wai Ipa Cup Dinodai Keputusan Wasit

  • Bagikan
Kondisi sepa kbola Arema Phota FC vc Persesor yang mulai kacau gara-gara keputusan wasit

SANANA – Pertandingan sepak bola Wai Ipa Cup II yang telah berlangsung hingga babak 16 besar ini sampai saat ini memperihatinkan. Pasalnya wasit yang memimpin pertandingan selalu mengambil keputusan yang salah hingga membuat beberapa tim sepak bola rela keluar lapangan karena dirugikan oleh keputusan wasit.

Mulai dari babak penyisian hingga partai terakhir dalam laga 16 besar tercatat 3 tim telah keluar lapangan sebelum pertandingan berakhir yaitu Yoker Merah Fc, Prosesor Fc dan Arema Phota Fc.

Pertandingan antara Arema Phota FC, tim sepak bola asal Desa Soamole yang berhadapan dengan Prosesor FC kini kembali dinodai oleh wasit yang memimpin pertandingan yaitu Darwis Umanailo.

Pertandingan yang sebelumnya berjalan baik hingga babak pertama selesai dengan skor 0-1 dan dilanjutkan pada babak kedua, tiba-tiba Straiker asal tim Arema Phota nomor punggung 7 Muhajrin Gorontalo yang menyerang hingga di depan gawang garis 16 ditekel secara keras oleh pemain belakang Prosesor Fc hingga cedra, namun wasit tidak memberi sanksi kepada pemain belakang nomor punggung 3 tersebut, dan hadiah pinalti bagi Arema Phota FC.

Langkah yang diambil wasitpun diprotes Capten Keseblasan Jumati Usia, namun wasit tetap mempertahankan keputusannya yang salah itu, walhasil pemain Arema Phota FC yang tidak puas langsung keluar dari lapangan pertandingan. Manager Arema Phota FC yang juga tidak terima, langsung mengajak semua cruw di bens cadangan untuk tinggalkan bens.

“Kami kecewa, karena jelas-jelas bola itu merupakan sebuh pelanggaran dan kami dihadiai tendangan pinalti, tapi wasit malah membenarkan tindakan mengakui pelanggaran,” sebut Manager Tim Arema Phota, Sardi Umamit kepada KabarMalut, Jumat (23/2/2018).

Menurutnya, keputusan wasit sangat merugikan dalam pertandingan ini, sehingga berharap panitia dapat menyikapi problem ini dengan sebaik-baiknya.

Terpisah, Pelatih Arema Phota Fc Irwan Umamit juga mengatakan bahwa mental wasit yang memimpin pertandingan sangat bobrok, dan tindakan itu yang merusak makna sportifitas dalam pertandingan.

Irwan juga mengatakan bahwa wasit juga tidak memberi sanksi kartu kepada beberapa pemain Prosesor Fc yang sengaja berpura-pura untuk mengulurkan waktu dengan cara yang bermacam-macam. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut