Dana Dacil Triwulan III dan IV 2017 Di Kepsul Belum Dibayar

  • Bagikan
Kabid GTK Kepsul, Latif Umamit

SANANA,- Upaya meningkatkan kualitas kerja guru, Pemerintah telah menetapkan  anggaran khusus buat guru yang rela mengabdi di daerah terpencil. Yang dikenal dengan nama Dacil. Ralisasi program Pemerintah pusat untuk guru kini juga ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah tertentu tak terkecuali Kepulauan Sula.

Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Pariwisata Kepulauan Sula, lagi-lagi mengalami kendala penyaluran hak dacil bagi guru-guru karena persoalan anggaran. Anggaran Dacil dibaya per triwulan, namun  Ditahun 2017 lalu, dana dacil di Kepsul belum terbayar lunas, yaitu pada triwulan III dan IV. Dimana jumlah guru penerima dacil tercatat 214 orang yang terdiri dari guru Horer daerah yang tercatat di data dapodik, yang memenuhi syarat dan ketentu serta Guru PNS.

Hal ini diungkapkan oleh, Latif Umamit Kepala Bidang GTK yang baru dua minggu mebduduki jabatan, telah meperioritaskan hak guru yang belum tersalurkan.

“Saya sudah konfirmasi dengan kadis keuangan, dan tinggal menunggu anggaran masuk dari kementrian untuk disesuaikan dengan pembayaran,” kata Latif Umamit S.Pd kepada KabarMalut, Selasa (27/02/2018).

Latif Umamit juga mengatakan, bahwa ia akan berusaha agar penerima Dacil adalah guru yang benar-benar memenuhi syarat.

“Ditahun 2018 ini kami berusaha agar yang menerima dacil adalah yang berhak, dengan satu persaratan yaitu nama guru penerima harus diusulkan lewat sekolah dengan memenuhi seluruh peryaratannya, hingga benar-benar guru yang mengabdi di daerah terpencil,” pungkasnya. (Ong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut