Satu Jam Dihantam Banjir, Jembatan Mede Jebol

  • Bagikan
Jambatan Mede yang jebol dihantam banjir

TOBELO-Jembatan Mede di Desa Popilo Utara yang merupakan akses utama transportasi penghubung antara kecamatan Tobelo dan Galela sore tadi jebol di hantam banjir. Musibah yang terjadi sekitar pukul 18:15 WIT, terjadi dikarenakan hantaman arus banjir tepat pada oprit atau ujung jembatan yang tersambung dengan aspal.

Pantauan KabarMalut  di lokasi kejadian, jebolnya tanggul sekitar jembatan tersebut karena dihantam arus banjir yang deras selama kurun waktu satu jam.

Kepala desa Mede Utara, Alfred Bitjara menjelaskan, akibat jembolnya tanggul jembatan tersebut, sebagian rumah warga di lokasi bantaran sungai Mede terendam banjir.

“Sebagian material milik warga ada yang hanyut terbawa banjir,” jelasnya.

Diakuinya juga, putusnya akses tersebut membuat puluhan pengguna jalan dari dan ke Galela Tobelo tidak bisa menyebrang.

“Untungnya tidak ada korban jiwa,” tambahnya.

Peristiwa nahas ini juga ikut menyedot perhatian Bupati Halut, Frans Manery. Frans yang turun langsung dilokasi kejadian mengaku akan secepatnya mengerahkan dinas PU untuk segera menangani masalah ini.

” Secepatnya harus ada tindak lanjut mengingat jalur ini adalah penghubung utama antar Tobelo dan Galela,” ujarnya. (Ong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut