3 Oknum Kades di Halsel Ancam Panwascam

  • Bagikan
3 Kades yang hadiri kampanye AGK-Ya dan Ancam Panwascam

LABUHA – Tiga oknum kepala desa di Kabupaten Halmahera Selatan diduga mengancam Kordinator Devisi Pengawasan Panwascam Kecamatan Bacan yakni Demaris Saluge. Demaris diancam lantaran mengambil gambar ketiga kepala desa yang menghadiri acara kampanye AGK-Ya pada Sabtu (03/03/2018) malam tadi di Desa Tomori.

Demaris kepada KabarMalut, pagi tadi (04/03/2018), mengatakan dirinya diancam oleh ketiga kepala desa yakni Kepala Desa Indomut, Suabi Ali, Kepala Desa Belang-Belang, Suhaip Yunus dan Kepala Desa Kaputusan, Julhaidi Talib dengan ancaman tidak akan menandatangani Surat Perintah Perjalan Dinas (SPPD) miliknya.

“Anggaran SPPD panwaslu diatur dalam peraturan pemerintah nomor 2 tahun 2012 tentang hibah daerah. Untuk panwascam yang harus di tandatagani oleh pejabat desa dalam hal ini kades. Jadi mereka tidak punya hak ancam-ancam panwascam,” cetus Demaris dengan nada kesal.

Kordinator Devisi Pengawasan Panwascam Bacan, Demaris Saluge

Masalah ini berawal ketika Demaris melihat ketiga kepala desa sedang berdiri di sekitar 10 meter dari tempat acara kampanye AGK-Ya. Kemudian Demaris menghampiri ketiga kades tersebut dan langsung mengambil gambar.

Mengetahui hal itu, salah satu dari mereka yakni Kades Indomut, Suaib Ali, menghampiri Demaris dan menarik tangannya kemudian menggiring Demaris tak jauh dari tempat mereka berdiri, dengan masksud meminta Demaris menghapus gambar yang telah Demaris ambil melalui handponenya.

Dengan tegas Demaris menolak dan melepaskan tangannya dari genggaman Suabi Ali. Setelah itu ketiga kades tersebut mengeluarkan kata-kata ancaman.

“Kamu tidak hapus foto tadi, kami tidak akan menandatangain SPPD kamu. Biarkan tunjangan kamu tidak bisa diambil,” papar Damaris meniru perkataan ketiga kades tersebut.

Terpisah Ketua Devisi Pengawasan dan Penindakan Panwaslu Halsel, Halid A. Radjak saat di konfirmasi via whatsapp dengan tegas mengatakan, jika ada oknum tertentu yang menghalangi kerja-kerja panwas atau mengeluarkan kata-kata ancaman dalam bentuk apapun itu sudah menyalahi aturan yang bersifat pidana.

“Kami akan panggil oknum kades itu, sikap mereka ancan-ancam panwas itu melanggarak hukum dan itu bersifat pidana,” ujar Halid.

Pihaknya juga berjaji akan menindak ketiga oknum kades tersebut.

“Ya, kami akan tindak tegas sikap ketiga kades itu,” tegasnya. (Ong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut