Gelar Reses, Ketua DPRD Dibanjir Keluhan

  • Bagikan
Ketua DPRD Halut Julius Dagilaha saat melakukan reses di Kecamatan Tobelo Selatan

TOBELO – Ketua DPRD Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Julius Dagilaha menggelar reses dan bertemu dengan masyarakat di Kecamatan Tobelo Selatan.

Reses yang dipusatkan di Desa Tobe tersebut dihadiri ratusan masyarakat dari sejumlah desa di Kecamatan Tobelo Selatan yang hadir untuk mengeluhkan dan menyampaikan sejumlah aspirasi.

Masyarakat Desa Leleoto yang notabene bermata pencaharian nelayan misalnya, meminta agar diberikan fasilitas perahu dan alat penangkap ikan.

“Banyak yang disampaikan warga, selain fasilitas penunjang untuk nelayan ada juga minta fasilitas penunjang untuk rumah ibadah,” kata Kepala BPD  Desa Meti, Leonardo Tamera yang juga hadir di reses tersebut.

Sementara Julius disela-sela resesnya menyampaikan, dari sejumlah usulan warga ada beberapa item yang akan menjadi prioritas, seperti penyediaan Tempat Pemakaman Umum (TPU) dan perbaikan rumah ibadah.

“Semua usulan tetap kami tamping, tapi ada beberapa yang menjadi skala prioritas seperti perbaikan rumah ibadah,” ungkap Ketua DPW Partai Demokrat Halut ini.

Menurutnya terkait TPU, dirinya siap berkoodinasi dengan Pemkab Halut untuk melakukan pembebasan lahan, asalkan ada lahan yang disiapkan warga khusus untuk lokasi TPU.

“Pemerintah pasti merespon jika menjadi kebutuhan masyarakat, misalnya dengan melakukan pembebasan lahan, asalkan ada lokasi yang disiapkan,” tambahnya.

Julius juga mengingatkan, jika memang ada keperluan mendesak dari warga di desa-desa khususnya Dapil II, maka perangkat desa harus kreatif, proaktif dan inovatif untuk mengatasinya, dengan cara langsung menghubungi anggota DPRD Dapil II termasuk dirinya.

Lanjut dia, aspirasi masyarakat ini nantinya akan dibahas dalam rapat komisi yang selanjutnya akan diputuskan untuk menjadi usulan pada pembahasan APBD perubahan 2018. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut