Gakkumdu Halsel Siap Tindak Kades Yang Terlibat Politik Praktis

  • Bagikan
Kepala Devisi Hukum dan Penindakan Panwalsu Halsel, Halid A Radjak

LABUHA – Ketua Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Halid A. Radjak mengatakan, Kepala Desa (Kades) yang ikut serta dalam kampanye dan menyuarakan simbol-simbol calon gubernur dan wakil gubernur tertentu, akan dikenakan sanksi tindak pidana Pemilu.

“Kades dikenakan undang-undang pelanggaran tindak pidana Pemilu saat mengahdiri kampanye Paslon sambil memberikan isyarat dukungan seperti ajakan dan menyuarakan nomor urut pasangan calon gubernur,” ungka Halid  kepada KabarMalut, Senin (5/3/2018).

Sambung Halid, Undang-Undang  yang dapat menjarat Kades dalam tindak pinda Pemilu yaitu Undang-Undang nomor 8 tahun 2015 dan Undang-Undang nomor 10 tahun 2016.

“Aturan itu yang dapat menjarat Kades ke ranah hukum,” tegas pria yang akrab disapa Robet itu.

Selain itu, lanjut Robet, beberapa oknum Kedes yang mengeluarkan kata-kata ancaman kepada Panwas juga ditindak tegas. Sementar ini, pihaknya masih mendalami laporan dari Panwascam terkait ancaman yang disampaikan beberapa oknum Kades terhadap anggota Panwascam Bacan yakni Demaris Saluge saat kampanye Cagub AGK di Desa Tomori Kecamatan Bacan.

“Sementara kami pelajari berkas laporan dari Panwascam. Jika ada unsur tindak pidana akan kami tindak,” cetusnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut