Mahasiswa STP Labuha Tewas Tertimbun Longsor

  • Bagikan
Korban saat dievakuasi di lokasi longsor

LABUHA – Seorang mahasiswa Sekolah Tinggi Pertanian (STP)  Labuha, Jihan Novianti Idhar (21) meninggal dunia saat menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL) di PT Talagabakti Persada, di Pulau Obi Kabupaten Halmahera Selatan.

Mahasiswa semester VII jurusan Kehutanan ini, tertimpa longsor berasama empat rekan mahasiswa STP lain. Berutung ketiga rekannya dapat menyelamatkan diri, sedangkan Jihan dan salah seorang temannya, Siti Radiah Barun keduanya tertimbun longsor

Berdasarkan keterangan rekan-rekan mahasiswa lainnya, sebelum terjadi longsor, Jihan bersama keempat rekan mahasiswa yang ketika itu, sedang melakukan kegiatan wawancara terhadap Kepala Bidang Produksi PT Talagbakti Persada, Said Goroe untuk  bahan PKL.

Setelah melakukan wawancara, selanjutnya langsung menuju ke tractor yang ketika itu sedang melakukan pembuatan jalan produksi. Setiba mereka di tractor, tiba-tiba terjadinya longsoran, Prapto (Operator tractor) sempat berteriak, ‘awas ada logsor’.

Mendengar teriak dari Prapto,  kedua korban bersama rekan-rekan mahasiswa lainnya langsung lompat untuk mengamankan diri, akan tetapi, Jihan Noviyanti Idhar (korban) tidak sempat menyelamatkan diri dan telah tertimbun tanah longsoran. Semetara korban Siti Radia Bahrun juga tertimbun tanah longsoran namun hanya sebatas dada.

Setelah terjadinya longsor, kemudian para saksi sempat berupaya untuk menyelamatkan korban dengan cara menggali tanah longsoran dengan menggunakan alat berupa kayu serta tangan. Namun nyawa  Jihan Noviyanti Idhar tidak dapat diselamatkan.

Tak berselang lama korban Jihan Noviyanti Idhar kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Obi, tim medis dr  Wirda Alkatiri mengatakan, korban diduga meninggal karena kekurangan oksigen pada saat tertimbun longsor.

“Jenazah almarhum langsung dikembalikan ke pihak keluarga di Kecamatan Kayoa untuk kebumikan,” ungkap Kapolres Halsel Irfan S.P Marpaung saat dikonfirmasi, Senin (5/3/2018) malam.

Sementar korban selamat, Siti Rabiah Bahrun, saat ini masih dilakukan perawatan medis di klinik PT. Telagabakti Persada dan kondisi korban sudah dalam keadaan membaik.

Rektor STP Labuha, Husni Salim saat dikonfirmasi via telepon seluler,  mengatakan, kelima mahasiswa yang  sedang menjalani  PKL di perusahaan PT Talagabakti Persada itu yakni, Siti Rabiah Bahrun, Muhammad Arfah, Harsil, Sardi dan Jihan Noviyanti Idhar. Kelima mahasiswa jurusan Kehutanan STP itu menjalani PKL selama satu bulan, namun baru memasuki minggu kedua  terjadi peristiwa diluar dari dugaan manusia.

“Baru dua minggu mereka menjalani PKL dari satu bulan waktu PKL di lokasi perushaan. Tapi kejadian ini diluar dari dugaan kita semua, ” ungkap Husni.

Husni juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kepergian mahasiswanya itu. Selain itu,  sebagai pimpinan STP, dirinya menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga Jihan atas kejadian nahas itu.

“Kami atas nama civitas Sekolah Tinggi Pertanian Labuha turut beduka cita sedalam-dalam, kami juga meminta maaf kepada keluarga Jihan atas keajdian ini. Ini semua diluar dari perkiraan kita semua,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut