3 Kades Berpolitik Praktis, Panwaslu Beralasan Terhambat Saksi

  • Bagikan
Ketua Panwaslu Haltim, Suratman Kadir

MABA – Tiga kepala desa di Kecamatan Maba Tengah Halmahera Timur (Haltim) yang berfoto bersama dengan salah satu kandidat Pilgub Malut 2018, akan tetapi Panitia Pengwasan Pemelihan Umum (Panwaslu) Kabupaten  Halmahera Timur, berlasan proses  keterlibatan tiga Kepala Desa di Kecamatan dalam politik parktis, terhambat pada saksi yang disaat itu menyaksikan langsung tiga kepala desa tersebut melakukan foto bersama.

Ketua Panwaslu Haltim, Suratman Kadir, mengaku jika tiga kades Maba Tengah, yang terlibat dalam politik praktis, yakni melakukan foto bersama dengan salah satu kandidat Calon Gubernur, hingga saat ini masih terkendala pada saksi.

“Kami juga belum kantongi bukti yang kuat terkait dengan keterlibatan tiga kepala desa, karena dalam postingan itu tidak dituliskan lokasi dimana dan saksi siapa yang melakukan pengambilna gambar itu, dan ini menjadi problem buat kami untuk diproses,” katanya.

Sehingga itu, dirinya beranggapan jika masalah ini bukan ditutupi-tutupi, hanya saja terkendala pada saksi, namun masalah ini masih dalam proses. Sebab saat ini telah didatangi salah satu saksi yang ada di Maba Tengah.

“Sudah perintahkan kordif hukum untuk menemui salah satu saksi yang memposting foto tersebut. Dan hal ini kami akan tetap diproses jika sudah mengantongi bukti-bukti dan saksi,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, tiga Kepala Desa yang terlibat dalam politik praktis, yakni Kepala Desa Maratana Jaya, Dorolamo  dan Kepala Desa Yawanli. (Ong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut