Upah Tak Sesuai UMP, Ampera Desak Disnakertrans Panggil PT. Ihklas dan Intim Kara

  • Bagikan
Ketua Aliansi Ampera Haltim, Muhibu Mandar

MABA- Aliansi Ampera Kabupaten Halmahera Timur, mendesaka Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Haltim, untuk memanggial pihak PT. Ihklas dan PT Intim Kara. Sebab selama ini kedua perusahaan tersebut tidak memberikan upah kerja berdasrakan Upah Minimum Provinsi (UMP), yakni Rp 2,8 juta.

“Berdasrakan informasi yang kami dapatkan dari kedua perusahaan tersebut, jika selama ini mereka hanya mendapat upah kerja sebesar Rp 1,8 juta per bulan,” Kata Ketua Aliansi Ampera Haltim, Muhibu Mandar, saat ditemui di halaman Kantor Bupati Haltim, Selasa (13/3/2018).

Muhibu menyebutkan, pembayaran upah kerja seharusnya berdasrkan UMP yang telah ditetapkan ditingkat Provinsi, yang tentunya itu sudah skala nasional, namun kenyataan di lapangan, kedua perusahaan tersebut memberikan upah kerja per bulan tidak sesuai UMP yang telah ditetapkan.

“Hal ini harus dipertanyakan ke pihak perusahaan, kanapa sampai saat pembayaran upah kerja tidak berdasarkan UMP, sementara di dalam aturan sudah mengatur pembayaran upah harus berdasrakan UMP tingkat Provinsi,” ungkapnya.

Sehingga itu, dirinya mendesak ke Pihak Disnakertrans, agar dapat mengambil langkah tegas dengan memanggil kedua perushaan tersebut.

“Masalah ini pihak Disnakertrans jangan hanya tinggal diam, harus ada langkah tegas, dan bila perlu bukan kedua perusahaan itu saja, tetapi seluruh perusahaan yang beroperasi di haltim, juga harus dipanggil untuk mengecek soal pembayaran upah kerja berdasrkan dehgan UMP,” tegasnya. (Ong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut