Anggaran DD 20 Persen Mengendap di Kasda Kepsul, Ini Tanggapan Kaban Keuangan

  • Bagikan
Kaban Keuangan dan Aset Daerah Kepsul, Irwan Husen

SANANA – Pengelolaan Dana Desa (DD) di Kabupaten Kepulauan Sula tahun anggaran 2018 tahap I mendapat sorotan, pasalnya 20 persen anggaran DD kini mengendap di Kas Daerah (Kasda) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula (Pemkab Kepsul), yang kurang lebih sudah 1 bulan dan masih belum dapat dicairkan.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kepulauan Sula saat ditemui menyampaikan bahwa keterlambatan pencairan DD tahap I tahun 2018 bukan disengajai Pemda Kepsul, melainkan karena kelalaian pihak pemerintah desa dalam memenuhi seluruh persyaratan dan ketentuan yang ditetapkan.

“Memang benar ketentuannya anggaran hanya akan berada di Kasda selama 7 hari, namun dalam mencairkan anggaran, desa dalam hal ini kepala desa harus menyampaikan seluruh laporan hasil pertanggungjawaban anggaran sebelumnya dan segala administrasi lainnya untuk pencairan DD tahap I in,i” kata Kaban Keuangan Kepsul, Irwan Husen kepada KabarMalut, Rabu (14 / 03/2018).

Irwan menyebutkan, sebenarnya bisa dicairkan, apabila desa yang bersangkutan yang memprosesnya sendiri, hanya saja di Sula semuanya dilakukan oleh PMD. Meskipun menjadi tugasnya untuk memastikan pencairan DD, Kaban keuangan juga tetap bersandar pada hasil koordinasinya dengan pihak Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DinsosPMD).

“Karena segala hal yang menyangkut pencairan DD itu ditangani langsung PMD, maka tentunya saya juga melakukan koordinasi dengan Dinsos PMD dimaksud” tutup Irwan Husen. (Ong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut