11.875 Warga Haltim Terancam Golput

  • Bagikan
Ketua Devisi Program dan Data KPU Haltim, Mamat Jalil

MABA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) mengaku, pemberlakuan program Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) dalam Pemilu 2018, membuat 11.875 warga di Haltim terancam golput karena belum memiliki e-KTP dan tidak bisa memilih.

“Sesuai hasil rekapitulasi Daftra Pemilih Potensial non e-KTP di Haltim untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara 2018 oleh KPU, masih terdapat 11.875 pemilih belum miliki e-KTP maupun surat keterangan dari Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan,” kata  Ketua Devisi Program dan Data KPU Haltim, Mamat Jalil kepada wartawan Kamis (15/3/2018).

KPU akan berkoordinasi dengan dinas terkait, guna membicarakan persoalan ini, sebab apabila instansi terkait tidak menerbitkan Surat Keterangan khusus bagi pemilih yang memiliki e-KTP, maka konsekwensinya 11.875 jiwa pilih tidak bisa menyalurkan hak pilihnya pada momentum pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara 2018.

“Kalau instansi terkait tidak mau mengeluarkan surat keterangan maka dipastika 11.875 terancam golput,” tegasnya.

Sekedara diketahui, data pemilih yang belum miliki e-KTP, yakni Kecamatan Kota Maba 675 orang, Maba 693 orang, Maba Selatan 510 orang, Maba Tengah 1.430 orang, Maba Utara 2.543 orang, Kecamatan Wasile 1.193 orang, Wasile Timur 743 orang, Wasile Selatan 2.000 orang, Wasile Tengah 802 orang dan Wasile Utara 1.302 orang. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut