30 Desa di Halsel Tunggak Pajak 2016-2017

  • Bagikan
Kepala DPMD Halsel, Bustami Soleman

LABUHA – Meski sudah memasuki tahun anggaran 2018, sejumlah desa di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) enggan melunasi  pajak. Hal ini terjadi lantaran para Kepala Desa tidak berniat baik untuk membayar pajak.

Kepal Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halsel, Bustami Soleman mengaku, terdapat 30 Desa belum melunasi pajak dari tahun 2016 hingga 2017.

“Suda ada teguran terhadap desa-desa yang tidak bayar pajak,” ungkap Bustamin, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (19/3/2018).

Daftar 30 desa yang belum bayar pajak 2016-2017

Sambung Bustamin, akibat dari ulah Kepala Desa yang tidak melunasi pajak tahun 2016 dan 2017, pihaknya tidak akan memprose pencairan anggaran ADD dan DD 40 persen.

“Tidk ada pencairan 40 persen,” singkanya.

Bahkan kata Bustamin, pihaknya sudah membuat surat pernyataan bersama Kepala Desa yang tidak melunasi pajak akan dilaporakn ke pihak kepolisian.

“Klau tidak bayar pajak ada surat pernyataan untuk dilaporkan ke pihak kepolisian,” cetusnya

Menanggapai Hal ini, Kepala Desa Ngute-Ngute Kecamatan Kayoa Selatan, Muin Abdurahim, saat ditemui di halaman Kantor DPMD, mengaku pihaknya sudah melunasi pajak tahun 2016 dan 2017.

“Saya selaku Kades Ngute-Ngute sudah melunasi pajak tahun 2016 dan 2017 dengan nilai mendekati Rp 30 juta,” singkat Muin. (Ajo)

  • Bagikan

Respon (1)

  1. Sayah rasa sya juga sepakat dengan perkataan kepala DPMD bahwa harus di tindak lanjuti kepada kepala” desa yang belum melunasi pajam selama dua tahun terakhir yaitu tahun 2016 dan 2017 tahun lalu.Kita takutkan jangan sampai dari pihak” yang belum melunasi pajak,ituh uang yang pada tahun 2016-2017 ituh mereka sisipkan pada bagian dalam kantong celana alias di dalam dompet,sehingga mereka bisa memanipulasi data dengan mengisi pada pos” di bagian desa dengan memakai habis uang tersebut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut