Tak Disiplin, Tunjangan Kinerja Pejabat Eselon II – IV Dipangkas

  • Bagikan
Staf ahli bidang kemasyarakatan dan SDM Setda Halbar, Vence Muluwere

JAILOLO – Bupati Halmahera Barat Danny Missy, mulai berupaya menegakan kedisiplinan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mengikuti apel Senin pagi dan Jumat sore, dengan mengeluarkan instruksi Bupati. Maka diwajibkan mengikuti instruksi tersebut.

Walaupun demikian, sesuai data absensi terdapat sebagian besar pejabat eselon II sampai pada esalon IV, jumlah kehadirannya belum maksimal, artinya di bawa dari 79 persen. Dengan begitu, sebagai sanksinya tunjangan kinerja tetap dipangkas.

“Jadi ini sesuai instruksi Bupati yang telah dikeluarkan, sehingga tingkat kehadirannya dalam apel tidak sesuai yang telah ditentukan maka tetap di potong tunjangan kinerjanya,” ungkap Staf ahli bidang kemasyarakatan dan SDM Setda Halbar Vence Muluwere kepada KabarMalut, di ruang kerjanya, Kamis (23/3/2018).

Menurut Vence, kebijakan ini sesuai Instruksi Bupati nomor 3 tahun 2018 tentang penetapan tahun 2018 sebagai tahun penegakan disiplin ASN dan calon ASN di lingkungan Pemkab Halbar. Maka dengan presentase kehadiran minimal 80 persen dan apabila tidak mencukupi target maka diadakan pemotongan tunjangan kinerja daerah sebesar 25 persen, untuk semua pejabat struktural perangkat daerah.

“Untuk itu, berlaku bagi semua pimpinan SKPD sampai kepala Seksi sehingga ini dilakukan secara berjenjang, jadi kebijakan sudah mulai berlaku saat ini,” cetusnya.

Apalagi ini, lanjut Vence, muncul instruksi Bupati itu berdasarkan hasil rapat pimpinan SKPD dengan Sekda Halbar Syahril Abdurrajak. Dan jika ada yang merasa keberatan maka silahkan ke Bupati maupun Sekda.

“Misalnya, ada staf keluar daerah maka bisa menggunakan keterang dinas keluar dengan bukti perjalanan surat tugas, sedangkan bagi yang sakit maka harus berdasarkan keterangan dokter,” tandasnya. (Ong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut