Wakil Bupati Halsel Dinilai Politisasi Masalah Desa

  • Bagikan
Wakil bupati Halsel, Iswan Hasyim

LABUHA – Wakil Bupati Halmahera Selatan, Iswan Hasjim dinilai mempolitisasi masalah pengelolaan ADD dan DD di Kabupaten Halmahera Selatan.

“Dia (Iswan Hasjim, red) masuk tim disalah satu kandidat. Jangan sampai ini menjadi isu politik untuk membunuh langkah langkah politik kandidat yang satu dan memenangkan salah satu kandidat yang lain,” ungkap Juru Bicara APDESI Kabupaten Halsel, Irham Hanafi  kepada sejumlah awak media di Warkop Basigaro jalan Karet Putih Desa Tomori, Jumaat (23/3/2018).

Irham menyebutkan, pernyataan wakil bupati Iswan Hasjim yang menyatakan pengelolaan ADD dan DD 90 persen bermasalah itu bertolak belakang dengan pernyataan Kepala Inspektorat, Slamet Ak, yang mengatakan pengelolaan ADD dan DD Kabupaten Halsel pada tahun 2016 dan 2017 itu tidak bermasalah.

“Pernyatan kepala inspektorat dana 2016 dan 2017 tidak ada masalah,” ucap Irham sembari berkata masalah ini sengaja di giring wakil bupati ke ranah politik.

Lanjutnya, jika ada penyalahgunaan ADD dan DD di Desa maka perlu di koordinasikan antara bupati dan inspektorat untuk mencari solusi melakukan pembinaan terhadap kepala-kepala Desa yang diangganp bermasalah.

“Bukan di ambur di publik,” kecam Irham.

Terpisah Wakil Bupati Halsel, Iswan Hasjim saat dikonfirmasi mebantah keras pernyataan yang dilontarkan juru bicara APDSI Halsel, Irham Hanafi. Iswan menyebutkan, dirinya tidak berurusan dengan pihak-pihak yang menggiring masalah Desa ke ranah politik.

“Ada urusan apa dengan mereka. Terserah mereka mau memilih kandidat siapa itu urusan mereka. No way, seorang Iswan Hasim tidak akan pernah. Biar sedikitpun Iswan Hasim tidak punya kepentingan apapun,” pungkas Wakil Bupati, Iswan Hasjim sembari tertawa. (Ong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut