Polda Malut Dapat Kuota Penerimaan Polri 250 Orang

  • Bagikan
Kabid Humas Polda Malut, AKBP Hendry Badar

TERNATE – Kepolsian Repubklik Indonesia (Polri) kembali membuka rekrutmen sumber daya manusia anggota Polri tahun 2018, dalam rekrutmen kali ini kuota Polda Malut lebih banyak dibandingan dengan tahun sebelumnya, untuk sumber brigadir polisi kuotanya sebanyak 250 personil.

“Jika dibandningkan dengan tahun lalu, sangat jauh karena sebelumnya hanya 97, 110 atau 115, kali ini dapat 250 sangat besar, yang rencananya akan dididik di SPN Sofifi. Bahwa ini disampaikan oleh asisten SDM Polri sendiri,” kata Kabid Humas Polda Malut, AKBP Hendry Badar saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (29/3/2018).

Hendry menyebutkan, rekrutmen kali ini terbilang besar karena pertimbangan aspek demografi dan geografi Provinsi Maluku Utara, selain itu juga akan merekrut dari sumber akademi kepolisian, sumber brigadir dan sumber tamtam, akan tetapi yang saati ini yang pertama dibuka adalah dari sumber brigadir.

“Ini atas usaha daripada seluruh porsenil polda Maluku utara dan kapasitas jumlah polisi dan jumlah masyarakat serta kegiatan kegiatan kita juga melihat situasi demografis dan geografis kita sehingga pimpinan pusat memberikan kepercayaan untuk didik 250,” jelasnya.

“Rekrutmen ini ditekankan agar harus bersih, akuntabel dan humanis, sehingga dalam rekrutmen ini  tidak ada titipan dan tidak ada suap, atau katabelecenya itu tidak ada. Siapa saja yang melakukan itu akan dicoret pesertanya, sehingga dia tidak bisa melanjutkan lagi,” lanjutnya.

Menurutnya, diutamakan putra daerah, jika ada yang dari luar daerah maka harus ada keterangan telah berdomisili di Maluku Utara selama 2 tahun, apabila ada yang memanipulasi data maka akan digugurkan, dan sistem seleksi akan dilakukan dengan klasifikasi per kabupaten sehingga ada keterwakilan seluruh kabupaten di Provinsi Maluku Utara.

“Kita menghimbau kepada masyarakat, kita pastikan tidak ada bayar atau titipan keluarga, dan apabila ada oknum polri yang terlibat akan diproses, bila dia memiliki jabatan maka akan dicopot, dan ini sudah pernah terjadi sebelumnya,” tegasnya.

Diketahui, tahapan sosialisasi telah dilakukan sejak tanggal 26 Maret hingga 11 April dan pendaftaran dapat dilakukan melalui www.penerimaan.polri.go.id. (Ong)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut