Samsi Subur “Biang Kerok” Lambatnya Pembangunan Rusunawa

  • Bagikan
Kabid Asset Daerah (DPKAD) kab. Halsel, Samsi Subur (foto/facebook Samsi Subur)

LABUHA – Pembangunan rumah susun warga (Rusunawa) di Kabupaten Halmahera Selatan yang rencana dibangun langsung oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kementrian PUPR) tahun 2018 ini terancam gagal.

Bagimana tidak, lambatanya pembangunan rusunawa yang rencananya dibanguan di bilangan Desa Marabose Kecamatan Bacan dengan luas lahan kurang 3000 meter persegi atau sekiar 2.5 Hektar (ha) itu, terkendala karena lambatnya pembuatan sertifikat tanah yang menjadi tugas Bidang Aset di Dinas Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (DPKAD) yang dijabatani oleh Samsi Subur.

Informasi yang dihimpun media ini dari beberapa sumber terpercaya di internal Dinas Pemukiman Kawasan dan Lingkungan Hidup (DPKLH), akibat ulah dari Kepala Bidang Aset Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD), Samsi Subur yang enggan mengurus sertifikat pembebasan lahan tanah untuk pembangunan rusunawa. Akhirnya pembangunan rusunawa itu terancam akan dipindahkan ke daerah lain.

“Kita dikasih waktu sampai tanggal 4 bulan April. Kalau tidak selesai akan dipindahkan ke daerah lain,” ungkap salah satu sumber di internal DPKLH Kabupaten Halsel, yang enggan namanya dipublis, Juma’at (30/3/2018).

Menurut sumber itu, pihak Kementrian PUPR melaluli Dirjen Rusunawa beberapa waktu lalu turun langsung mengecek  kelengkapan administrasi berupa sertifikat tanah dan menemukan pihak Bidan Asset Daerah belum membuat sertifikat.

“Dari kementrian turun langsung tapi bidang asset tidak dapat menenjukan bukti sertifikat. Jangankan sertifikat surat keterangan sedikitpun tidak dapat dibuktikan pihak asset,” cetusnya kesal.

Pantauan media ini, Samsi Subur yang juga mantan narapidana kasus korupsi saat betugas di Dinas PU masa kepemimpinan Bupati Muhammad Kasuba ini,  hanya diam dan tidak menindaklanjuti permintaan dari Kementerian PUPR. Bahkan, akhir-akhir ini Samsi Subur hanya sibuk keluar daerah tanpa ada alasan yang jelas. (Ong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut