Maret 2018, Listrik dan BBM Penyebab Inflasi Ternate 0,61 Persen

  • Bagikan
Berita statistik BPS Malut, 2 April 2018

TERNATE – Kota Ternate pada bulan Maret 2018 mengalami inflasi sebesar 0,61 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 135,01 dari 134,19 pada bulan Februari 2017, tingkat inflasi tahun kalender Maret 2018 sebesar 1,63 persen dan tingkat inflasi dari tahun ke tahun sebesar 3,28 persen, hal ini diperoleh dari hasil pemantauan di pasar tradisional dan pasar modern di Kota Ternate.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Utara, Misfahruddin saat menyampaiakan rilis berita statistik di Kantor BPS Malut, Senin (2/4/2018). Menurutnya, inflasi ini disebabkan oleh 4 kelompok pengeluaran yang memiliki adil besar termasuk kelompok pengeluaran listrik dan bahan bakar.

“Kelompok pengeluaran yang memiliki andil inflasi seperti bahan makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,14 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 2,05 persen, kelompok sandang sebesar 0,04 persen, serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,07 persen,” katanya kepada sejumlah wartawan.

Menurutnya, selain 4 kelompok pengeluaran yang menjadi penyebab inflasi, ada juga 2 kelompok pengeluaran yang menyebabkan deflasi seperti kelompok bahan makanan sebesar -0,76 persen dan kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan sebesar -0,5 persen.

“Satu kelompok stagnan alias tidak berubah yaitu kelompok kesehatan,” ungkapnya. (Ong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut