Samsi Subur Dinilai Tidak “Subur” Emban Jabatan

  • Bagikan
Anggota Komisi II DPRD Kab. Halsel, Arsyad S Sangadji

LABUHA – Ulah Kepala Bidang Aset di Dinas Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (DPKAD) Pemkab Halsel, Samsi Subur yang tidak becus menjalankan tugasnya sebagai Kepala Bidang Aset. menyebabkan proyek pembangunan rumah susun warga (Rusunawa) oleh Kementrian PUPR terancam batal, hal ini membuat Dewan Perawakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Selatan melalui Komisi II angkat bicara.

DPRD menilai Samsi Subur tidak becus memegang jabatan, karena tidak ‘subur’ dalam melahirkan karya dan pengabdian terbaik kepada masyarakat Halsel. Bagaiman tidak, hingga saat ini  Samsi Subur tidak mampu dalam mengurus sertifikat tanah yang berukuran kurang lebih 3000 meter persegi atau sekitar 2.5 Hektare (ha) untuk pembagunan rusunawa yang berlokasi di bilangan Desa Marabose Kecamatan Bacan.

“Saya ini bingung. Disinikan sudah ada pertanahan, tapi kenapa sertifikat saja tidak bisa diterbitkan,” ungkap Anggota Komisi II, Arsyad Sangadji saat ditemui di gedung DPRD jalan Karet Putih Desa Kampung Makeang, Senin (2/4/2018).

BACA JUGA: Samsi Subur “Biang Kerok” Lambatnya Pembangunan Rusunawa

Bahkan saat ini kata politisi PKPI itu, Kepala Bidan Asset, Samsi Subur, belum memberikan laporan terkait masalah yang dihadapi. Dirinya berharap Samsi Subur tertib mengemban tugas sebagai kepala bidan asset.

“Sampai saat ini belum dapat laporan dari bidang aset. Ya, Samsi tolong tertib dan secapat menerbitkan sertifikat,” ujarnya.

Menanggapi hal ini Kepala Bidang Aset, Samsi Subur saat dihubungi di kedua nomor pribadinya 08539777xxxx dan 08124333xxxx diluar jangkauan. Informasi yang dihimpun media ini, Samsi Subur masih berda di luar daerah dengan agenda mengikuti Bupati Bahrain Kasuba dalam kegiatan kampanye Calon Gubernur Malut, AGK-YA di Halmahera Utara. (Ong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut