Sering “Ghoib”, Pasien Keluhkan Dirut RSUD Sanana

  • Bagikan
RSUD Sanana

SANANA – Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Mungkin ungkapan ini tepat dialamatkan kepada para pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana, Bagimana tidak, di tengah kondisi kesehatan yang buruk, mereka harus menelan kekecewan sebab dokter yang dibutuhkan ternyata doyan ‘ghoib’ alias sering tidak di tempat tugas.

Parahnya, dokter yang dimaksud adalah Willy Hendrico Ogy seorang dokter kandungan yang juga sebagai Direktur RSUD Sanana. Dokter Willy membuat pasien dan keluarga pasien marah, pasalnya pasien gawat darurat saat melahirkan yang dilarikan ke RSUD Sanana, tidak mendapat pertolongan dokter kandungan, padahal pasien dalam kondisi genting karena plasenta (ari-ari; red) bayi tertinggal di dalam perut.

“Memang sudah jadi biasa, kita selalu tak ketemu sama dokter kandungan, katanya dia berangkat lagi, hingga ipar saya yang gawat darurat di mana anak sudah selamat dan dodomi masih di dalam kandungan baru dokter kandungan tidak ada, ditambah lagi saya juga sakit perut mau melahirkan,” sebut M. Duwila kepada KabarMalut, Senin (2/4/2018).

Pasien yang kesal kemudian mengungkapkan penyesalannya dengan mengeritik kebijakan pemerintah daerah, yang tidak konsisten dengan janji yang dibuat kepada warga.

“Katanya fokus masalah kesehatan kok kenapa di RSUD Sanana jadi begini, kami berharap pemerintah daerah jangan tinggal diam, karena ini menyangkut nyawa bayi dan ibunya,” ungkap pasien lainnya. (Ong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut