Tak Ada Perda, Pariwisata Belum Pungut PAD

  • Bagikan
Kepala Dinas Pariwisata Haltim, Hardi Musa

MABA – Meski terlihat banyak potensi pariwisata di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), namun hingga kini tidak ada penagihan retribusi di tempat-tepat wisata tersebut. Sebab Haltim belum memiliki Peraturan Daera (Perda) terakit retribusi tempat wisata untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Dinas Pariwisata Haltim, Hardi Musa mengaku, sampai ini untuk PAD melalui tempat wisata belum ada. Karena tidak ada Perda yang mengatur terkait dengan pungutan retribusi di lokasi wisata yang ada di Haltim.

“Tahun ini tidak ada PAD, karena belum ada perda yang mengatur hal itu, sehingga belum dilakukan penagihan retribusi di tempat-tepa wisata,” ungkap Hardi kepada KabarMalut, Jumat (6/4/2018).

Hardi mengatakan, sebelumnya Perda sudah dibahas, hanya saja belum diketuk (disahkan) oleh DPRD Haltim. Sehingga itu saat ini dalam proses pembentukan Peraturan Bupati (Perbup) terkait dengan pungutan retribusi di lokasi wisata.

“Ditargetkan 2019 baru ada PAD, karena sekarang sudah dalam proses pembantukan Perbup terkait pungutan retribusi di lokasi wisata,” terangnya.

Meski begitu, lanjutnya, ada salah satu lokasi wisata yakni Pulau Plund yang seringa dikunjungi warga, namun biaya dari penggunaan fasilitas Pemda di pulau tersebut tidak begitu besar. Sehingga pembiyayaan sewah kamar diperuntukan perbaikan beberapa fasilats Pemda yang telah rusak.

“Karena paling tinggi dalam satu bulan hanya sekali warga mendatangi lokasi iti, jadi anggaran pun tidak terlalu besar maka diperuntukan untuk perbaikan fasilat-fasilitas yang rusak,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut