Kepala Dikbud Halsel Didesak Copot Kepsek 42 Halsel

  • Bagikan
Wakil Ketua Fraski PNI DPRD Halsel, Bambang Ibra (Halsel) Bambang Ibra

LABUHA – Meninggalkan tugas sebagai Kepala Sekolah (Kepsek) selama kurang lebih tiga bulan yang dilakukan Kepsek SMP 42  Halmahera Selatan (Halsel) Ade Mutari, mengundang reaksi dari DPRD Halsel.

Wakil Ketua Fraski PNI DPRD Halsel, Bambang Ibra mendesak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Halsel, Nurlaila Muhammad segera mencopot Ade Muntari dari jabatan sebagi Kepsek karena dinilai tidak bertanggung jawab mengemban tugas sebagi Kepsek yang di Desa Orimakurunga Kecamatan Kayoa Selatan itu.

“Kepsek seperti ini harus dicopot, karena tidak bertanggung jawab menjalankan tugasnya,” ungkap Bambang  kepada KabarMalut, Senin (9/4/2018).

Bambang yang juga putra Desa Orimakurunga itu, menuturkan  selain meninggalkan tugas sebagai Kepsek, Ade Mutari juga diduga memakai dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)  untuk kepentingan pribadi.

“Dia tidak masuk sekolah  tiga bulan pasca pencairan dana BOS. Selain itu, dana juga dipakai Kepsek untuk kepentingan pribadi,” cetus Politik PDI-Perjuangan itu.

Terpisah, Kepala Dibud Halsel,  Nurlaila Muhammad saat dikonfirmasi mangatakan, Kepsek SMP 42 Halsel sudah dipanggil untuk menghadap.

“Sudah dipanggil, soal ujian juga sudah diberikan dan sudah kembali ke sekokah untuk mempersiapkan ujian nasionla. Dan untuk sementara belum ada pergantian kepala sekolah karena menghadapi ujian,” singkat Nurlalila. (Ajo)

  • Bagikan

Respon (1)

  1. Tolong perhatikan pelayann pendidikan d SD N 43 Halsel,SMP N 17 Halsel,dn SMA N 25 Halsel. Kurg lebi 3 tahun pelajaran siswa tidak mnerima buku laporan pendidikan d sekola. setiap ahir semester s

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut