Selamat Jalan Sang Motivator Halbar Abdul Chatab

  • Bagikan
Abdul Chatab Bin As Djawa

Kepergian Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Abdul Chatab Bin As Djawa yang dipanggil sang khalik pada Jumat 6 April 2018, nyaris tidak dipercaya para rekan kerja serta sabahat dekatnya. Walau begitu, mereka harus rela atas kuasa Allah SWT itu.

MESKI almarhum telah tiada, namun sosoknya dan kinerjanya almarhum semasa hidup hingga tutup usia, kini masih sangat membekas di hati kalangan para staf DPMPTSP Halbar. Bagi mereka (staf), sosok Almarhum Dullah sapaannya, selama ini beliau merupakan sosok inspiratif dan sangat berpengaruh dalam kehidupan pada sahabatnya, secara pribadi maupun sebagai tokoh masyarakat.

“Pak Dullah sudah dianggap seperti orang tua kami, beliau (almarhum) prestasinya sangat banyak yang diraih, baik tingkat Kabupaten maupun Provinsi, salah satunya mampu membawa DPMPTSP ke arah yang lebih baik dari sebelumnya. Sehingga dengan begitu, ia juga dipercayakan oleh pak Bupati untuk juga menjabat Direktur Utama PT Mitra BUMDes Nusantara,” kata salah satu Staf DPMPTSP Halbar, Muhammad Iksan kepada KabarMalut di Soccer Cafe, Minggu (8/4/2018).

Menurutnya, almarhum orangnya dikenal sangat gembira dan selalu semangat. Bahkan selalau memotifasi para ASN tiap bertugas dimana pun, sehingga yang dipimpinnya pasti maju. Iksan sendiri selama ini sangat dekat dengan almahurm, sehingga ketika menceritakan kisah mantan pimpinannya itu, tak mampu membentung air matanya, karena ia menganggap belum bisa berterima kasih kepada beliau yang sudah meninggal.

Almarhum nampak selalu ceria bersama para sahabat dan rekan kerjannya

Salah satu pesan almarhum yang tak terlupakan hingga kini, sebut Iksan, almarhum mengatakan ‘Bekerja itu jangan tendensi dengan uang, kalau orang suruh maka kerja saja dengan rasa iklas, maka pasti rezki tidak kemana, dan  terutama setiap kegiatan atau pekerjaan harus kedepankan kejujuran’.

“Saya selalu ingat pesan-pesannya beliau, yang merupakan pelajaran berharga bagi saya,”ucap Iksan sambil menyeka air mata yang membasahi pipinya itu.

Dikisahkan Iksan,  mulai almarhum dilantik sebagai Kepala DPMPTSP Halbar, beliau tidak pernah mempersulit atau menyakiti bawahaannya, sehingga ia dikenal sosok pemimpin baik, yang bertanggung jawab atas kerjanya. Karena ketika ada arahan pimpinan, tetap ia menjalankannya serta loyal dan lebih mementingkan orang lain dari pada dirinya sendiri.

“Pembawaan beliau terhadap staf seperti anaknya, dia tipekal penyemangat karena selalu memberikan motivasi kepada para stafnya,” cetusnya.

Iksan menambahkan, beliau sangat disiplin dengan waktu kerja dimulai dari pagi pukul 08.00 WIT hingga pukul 22.00 WIT (malam) baru beranjak dari tempat kerjanya.  Iksan mengaku selama menemani beliau kerja, almarhum tidak pernah memberitahukan kondisi kesehatannya yang lagi sakit karena selalu menampakan kecerian.

“Banyak pelajaran yang kami ambil, tidak pernah mengeluh dan walaupun beliau lagi sulit, tetapi tidak menampakan rasa itu kepada orang lain. Pimpinan itu, sudah tidak ada duanya karena benar-benar pekera keras,” ungkapnya.

Hal serupa juga disampaikan Sahabat Dekat Almarhum, Chuzaema Djauhar, yang juga Kadis Kominfo Halbar dan Asnath Sowo yang juga Kepala BPM-PD Halbar itu, sosok almarhum sangat berkesan karena dengan sosok yang berani, inovasi, pintar, dan rajin. Maka mereka sangat merasa kehilangan dengan sosok penyemangat itu.

“Saat sedang mengikuti kegiatan, beliau merasakan sakit dan kami pun  pernah meminta beliau untuk cek up di RSU, namun almarhum tidak mau sampai kegiatan selesai. Ketika saat beliau mau menuju ke kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal  (BKPM) RI, menggunakan taksi tetapi belum sampai ke tempat tujuan, kami mendengar kabar dari pesan Wattsapp bahwa beliau sedang kritis, dan sudah di rawat di Rumah Sakit Gatot Subroto Jakarta. Disitulah Almarhum menghembuskan nafas yang terakhir memenuhi panggilan Allah SWT,” tutur Chuzaema.

Pemerintah Halbar sendiri merasa kehilangan dengan sosok seorang Abdul Chatab Bin As Djawa, yang dikenal memiliki dedikasi yang tinggi, serta loyalitas maupun memiliki rasa tanggung jawab besar dengan tugas diberikan.

Bupati Halbar, Danny Missy mengatakan, kepergian almarhum sudah merupakan kehendak Allah SWT, sehingga semua yang ditinggalkannya baik keluarga, isteri dan anak-anak tercinta, maupun masyarakat dan Pemerintah harus merelakannya dengan tulus dan iklas.

“Saudara kita almarhum Abdul Chatab Bin As Djawa, yang pada hari ini telah dipanggil Allah SWT, atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Barat tentunya sangat merasa kehilangan dengan kepergian almarhum. Karena, selama melaksanakan tugas dan pangabdian di Pemrintah Halbar, almarhum dikenal memiliki rasa tanggung  jawab yang besar dengan tugas yang diberikan,” kata Danny  ketika memberi penghormatan terakhir, di Kediaman Almarhum, Keluarahan Toboko, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate .

Lanjut Danny menuturkan, satu hal yang patut kita sadari dan yakini bahwa manusia boleh merencanakan apa saja yang dikehendaki, tapi Allah SWT yang menentukan. Oleh karena itu, almarhum sudah merupakan kehendak Allah SWT.

“Kita semua yang ditinggalkannya baik keluarga, isteri dan anak-anak tercinta maupun masyarakat dan pamarintah harus merelakannya dengan tulus dan iklas. Di kesempatan ini pula, kita semua menyampaikan do’a mengiringi kepergian almarhum di tempat peristirahatan yang terakhir. Semoga almarhum mendapat tempat  yang layak disisi Allah SWT, sesuai dengan amal  ibadanya,” harapnya.

Almarhum menghembuskan nafas yang terakhir  sekira pukul 11.40 WIB, bertempat Rumah Sakit Gatot Subroto Jakarta, Jumat 6 April 2018. Besoknya,  jenazah almahurm langsung dibawa ke Kota Tenate, dan dimakamkan.

Almahurm meninggal pada usia 54 tahun 11 bulan 26 hari dengan meninggalkan seorang isteri dan 3 orang anak dengan masa pengabdian kepada nusa dan bangsa selama 20 tahun 1 bulan. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut