Ini Kronologis Laka Kerja di Tambang Gebe yang Tewaskan Satu Karyawan PT SKM

  • Bagikan
Korban Arif Saleh tergeletak di area tambang PT SKM

WEDA – Kecelakaan kerja yang terjadi di salah satu perusaha pertambangan di Gebe Halmahera Tengah (Halteng) dan mengakibatkan satu karyawan PT Sinar Karya Mustika (SKM) tewas di lokasi pekerjaan. Bagimana kecelakaan ini terjadi?.

Berikut kronologi kecelakaan menurut kepolisian dari Polres Halteng ketika melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memintai keterangan saksi.

Kasubag Humas Polres Halteng, Ipda Sudarlin Lanone mengatakan, kronologinya sesuai keterangan dari Operator Eksavator PC 200 PT SKM, Silvester alias Nyong  yang melihat langsung di TKP, menjelaskan bahwa sekira pukul 11.00 WIT, mobil jenis Hino dengan no DT 92 yang dikendarai Rahmad Marsaoli alias Wangko, melindas korban Arif  Saleh  dari arah belakag dengan posisi mobil jalan mundur, pada saat Pengawas Dreed Control Arif Saleh memberikan isarat atau arahan kepada driver mobil untuk memutar haluan dengan posisi jalan mundur dengan tujuan untuk mengambil tanah nikel (Or).

Polisi saat memasang polisi line untuk kepentikan penyilidikan

“Korban Arif Saleh berjalan dengan membelakangi Mobil tersebut. Sehingga mobil melindas korban dari arah belakang dan mengakibatkan meninggal dunia di lokasi kejadian,” kata Sudarlin kepada KabarMalut, Rabu (18/4/2018).

Senada juga diakui pelaku Rahmad Marsaoli, bahwa dirinya diarahkan dan dipandu oleh korban untuk memutar haluan mobil dengan berjalan mundur ke arah belakang guna untuk mengambil nikel dari Eksavator.

“Saya tidak melihat kalau posisi korban Arif Saleh sementara di belakang mobil pada saat saya melindas saya tidak merasa kalau ada orang yang dilindas oleh mobil saya. Setelah melewati lindasan dari arah belakang, saya kaget karena melihat korban Arif Saleh dengan posisi terlentang dari kaca mobil depan saya dan kemudian saya turun dari mobil dan memberitahukan kepada salah satu karyawan untuk ke site PT SKM dan memberitahukan kejadian ini,” akui Rahmad.

Korban Arif Saleh dibawah Polisi ke Puskesmas Gebe

Korban kemudian dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan visum luar (pemeriksaan) dan pada hari itu juga  korban dibawa mengunakan speedboat Puskesmas Gebe menuju kampung halaman di Desa Banemo Kecamatan Patani Barat untuk dimakamkan. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut