Pemprov Buka Seleksi TPHD dan TKHD

  • Bagikan
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Malut, Hasbi Pora (tengah)

SOFIFI – Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) melalui Biro Kesejahteran Rakyat (Kesra) telah membuka pendaftaran seleksi Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) dan Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD) musim haji tahun 2018. Pembukaan pendaftaran seleksi calon TPHD/TKHD dimulai sejak tanggal 23-24 April 2018.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Malut, Hasbi Pora mengatakan, pendafataran seleksi dilakukan oleh Biro Kesra Malut. Peserta yang mendaftar bakal diverfikasi berkasnya mulai 25 April 2018.

“Selesai verifikasi besoknya tanggal 26 Apri kita umumkan  hasil verifikasi berkas peserta seleksi TPHD/TKHD dilanjutkan pelaksanaan tes seleksi dan wawancara. Tanggal 27 April kita langsung umumkan nama-nama TPHD/ TKHD yang lolos,” kata Hasbi kepada KabarMalut, Jumat (20/4/2018).

Menurutnya, kuota TPHD dan TKHD yang diterima untuk musim haji 2018 sebanyak 7 orang dengan spesifikasi tenaga pempimbing, tenaga kesehatan dan pelayananan umum.

“Untuk tahun 2018 kouta TPHD/TKHD sebanyak 7 orang,” pungkasnya.

Untuk persyaratan sebagai berikut: surat permohonan untuk menjadi petugas TPHD/TKHD, sesuai formasi bidang pelayanan yang dituju atau disampaikan kepada Gubernur Maluku Utara melalui tim Seleksi TPHD/TKHD Provinsi Malut. Rekomendasi atau ijin dari pimpinan unit kerja bagi ASN,TNI,Polri dan swasta yang masih aktif.

Surat pernyataan tidak menggugat hasil keputusan Tim seleksi TPHD/TKHD Provinsi Malut  diatas materai 6000. Surat pernyataan tidak menunaikan Ibadah Haji 1439H/2018M yang dibuat oleh yang bersangkutan di atas materai 6000, bagi suami diketahui oleh istri dan sebaliknya.

Pada saat pendaftaran peserta melampirkan persyaratan umum dan persyaratan khusus sesuai formasi yang dilamar, bagi TPHD/TKHD formasi pelayanan umum semua persyaratan dimasukkan dalam map plastic berwarna merah. Formasi pelayanan kesehatan map plastic berwarna hijau dan formasi pelayanan bimbingan Ibadah dimasukkan dalam map plastic berwarna biru, lamaran disampaikan langsung oleh yang bersangkutan, tidak boleh diwakilkan.

Selain itu, terdapat pula persyarat umum dan khusus bagi calon peserta seleksi TPHD/TKHD, untuk persyaratan umum yakni Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan foto copy KTP elektronik atau surat keterangan sudah melakukan perekaman dari Dinas Kependudukan dan CatatanSipil yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang, beragama Islam, sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter rumah sakit pemerintah atau puskesmas. Memiliki Kompetensi dan keahlian sesuai bidang tugas dibuktikan dengan foto copy ijazah terakhir S1 yang dilegalisir, Berintegritas dan bersedia menandatangani pakta integritas yang disediakan oleh panitia seleksi di atas materai 6000.

ASN, TNI, Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat atau pembimbing dari unsur kelompok bimbingan dan atau pegawai tetap di rumah sakit atau klinik swasta harus dibuktikan dengan surat rekomendasi atau ijin dari atasan. Memiliki kondite baik, tidak terlibat dalam proses hukum yang sedang berlangsung yang dibuktikan dengan SKCK dari Kepolisian.

Sementara persyarakat di bidang pelayanan umum, laki-laki umur paling rendah 25 tahun dan paling tinggi 60 tahun saat mendaftar, pendidikan minimal S1 atau sederajat, memiliki kemampuan manajerial. Diutamakan sudah menunaikan ibadah haji yang dibuktikan dengan surat pernyataan dari oleh yang bersangkutan di atas materai 6000, memahami Ilmu manasik haji dan alur perjalanan ibadah haji dan dapat membaca Al-Quran dan diutamakan mampu berbahasa Arab atau bahasa Inggris.

Sedangkan persyaratan khusus di bidang bimbingan ibadah, umur paling rendah 30 tahun  dan paling tinggi 65 tahun, Sudah menunaikan ibadah haji yang dibuktikan dengan surat pernyataan dari oleh yang bersangkutan di atas materai 6000. Pembimbing dari unsur kelompok bimbingan yang memiliki komitmen terhadap penyelenggaraan ibadah haji pemerintah, dibuktikan dengan surat keterangan dari KBHI.

Dapat membaca Al-Quran dengan baik, wajib memiliki kemampuan di bidang Peribadatan dan ilmu manasik haji, memiliki kemampuan untuk membimbing ibadah haji dan umroh serta diutamakan mampu berbahasa Arab atau bahasa Inggris.

Khusus di Bidang Kesehatan, umur paling rendah 25 tahun dan paling tinggi 55 tahun, memiliki sertifikat atau ijazah dibidang kesehatan. Diutamakan sudah menunaikan ibadah haji, memiliki kemampuan untuk memberikan pelayanan kesehatan dan memiliki komitmen terhadap kesehatan Jamaah Haji dan diutamakan mampu berbahasa Arab atau bahasa Inggris.

Tempat pendaftaran berlangsung di kantor Biro Kesra di lantai 3 kantor Gubernur Malut, mulai pukul 09.00-15.00 WIT. Untuk lebih jelas, calon peserta bisa menghubungi Panitia Seleksi melalui nomor kontak yakni Muhlisin 081340321179, Hartaty Djafar 081340918434 dan Bayu Naruputro 082189022609. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut