Tak Terima Hasil Seleksi Karyawan, 16 Desa Boikot Aktifitas PT Antam

  • Bagikan
Pemboikotan aktifitas PT Antam

MABA – Warga 16 Desa di dua Kecamatan yakni Kecamatan Kota Maba dan Maba Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Sabtu (21/4/2018) sore memboikot aktifitas PT Sumber Daya Arindo (SDA) Sub PT Aneka Tambang (Antam) Buli. Pemboikotan sebagai bentuk kekecewaan warga dua kecamatan terhadap perusahan yang tidak mengakomodir mereka dalam seleksi penerimaan karyawan.

Ketua LSM Aman Haltim, Udin Abubakar menjeleskan, dari hasil total yang lolos seleksi wawancara sebanayak 237 orang. Sementara untuk warga lokal sendiri hanya sebanyak 85 orang, namun tidak ada satupun perwakilan dari perempuan.

“Kepala desa Maba Qimalaha Haruna Dulali mengangap hasil  rekrutmen ini mencabik-cabik martabat masyarakat anak negeri,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, hasil seleksi ini juga mengacam posisi kapala desa, sebab sebagian  masyarakat menyalahkan kepala desa, karena dianggap kepala desa tidak mengawal hasil seleksi dengan baik, sehingga warga setempat menginginkan agar 2019 Ganti Kepala Desa.

“Dengan adanya kekesalan itu, maka 16 kepala desa dan warga menghentikan aktifitas  perusahaan PT SDA Sub PT Antam yang beroperasi di sait Moronopo dan di Pulau Pakal  dihentikan juga aktifitas PT  Antam,” pungkasnya.

Tak hanya itu, semua karyawan dipaksa berhentikan pekerja pemuatan OR  hasil dari pengerukan, dan  kapal- kapal raksasa sebanyak 6 kapal yang memuat bahan mentah tambang yang didatangkan oleh pihak antam semua berhenti beroperasi. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut