Soal Laka Kerja, Mahasiswa Malut Minta Pidanakan Pimpinan PT SKM

  • Bagikan
Aksi mahasiswa Malut di Manado

WEDA – Gabungan Mahasiswa asal Maluku Utara (Malut)di Sulawesi Utara (Sulut) yang peduli terhadap masyarakat Halmahera Tengah (Halteng), menggelar aksi unjuk rasa di depan patung Samratulangi depan Hotel Mantos, Jore poin 45 kota Manado. Para mahasiswa menuntut agar kasus kecelakaan kerja yang mengakibat tewasnya salah satu karyawan perusahan pertambangan di PT Sinar Karya Mustika (SKM) Gebe diusut hingga tuntas.

Koordinator Aksi, Jumra Baharuddin mengatakan,  aksi yang dilakukan gabungan Mahasiswa Malut di Sulut ini menuntut pihak korporasi bertanggung jawab dan pimpinan PT SKM dipidanakan, lantaran telah mengabaikan ketentuan Kesehatan dan Keselmatan Kerja (K3) yang menyebabkan meninggalnya salah satu karyawan.

“Kami minta cabut seluruh izin pertambangan di Pulau Gebe dan pemerintah daerah agar segera mengeluarkan Peraturan Daerah tentang K3,” ungkap Jumra dalam rilis yang diterima KabarMalut, Senin (23/4/2018).

Sementara itu, Fariana Ishak menyampaikan, aksi peduli Mahasiswa Maluy di Sulut terhadap masyarakat Halteng ini karena kecelakaan kerja terjadi di lokasi perusahan.

“Yang menyebabkan korban meninggal dunia karena minimnya fasilitatas dan pelayanan perusahan terhadap buru pada perusahan tersebut  dan minimnya kontrol pemerintah daerah terhadap penerapan UU nomor 1 tahun 1970 tentangK3,” tegasnya.

Para mahasiswa menutut Pemda Halteng segera mengambil kebijakan sanksi tegas terhadap perusahan pertambangan tersebut. Karena kecelakaan kerja sudah sering terjadi di perusahan PT SKM yang menimbulkan korban jiwa. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut