Seorang Warga di Pulau Obi Tewas Diterkam Buaya

  • Bagikan
Kondisi Korban Junaidi Masaila (50) saat disemayamkan di rumah duka Desa Kawasi Kecamatan Obi

LABUHA – Salah satu warga Desa Kawasi Kecamatan Obi, Junaidi Masaila (50) meninggal dunia setelah diterkam seekor buaya di muara sungai haul pancoran Jikotalaga.

Kejadian naas ini tejadi pada hari Rabu tanggal 25 April sekitar pukul 22.30 waktu setempat.

Menurut keterangan yang diterima dari pihak Polres Halsel, awal kejadian itu, korban dan dua orang rekannya yaitu La Akong,  dan La Bengo pergi menyelam (Panah Ikan) di Haul Pancoran Jikotalaga. Setibanya di sana mereka langsung menyelam tepatnya di pesisir dalam tanjung yang berdekatan dengan areal pohon bakau.

“Adapun yang menyelam yaitu korban dan La Akong, sedangkan La Bengo berada diatas perahu sambil mendayung perahu menunggu hasil panah ikan dari rekannya.” ungkap Kapolres AKBP Irfan S. P Marpaung, Kamis (26/4/2018).

Sambung Kapolres, pada saat posisi menyelam La Akong berada tepatnya di belakang korban, beberapa menit kemudian La Akong memanggil La Bengo untuk mengambil ikan, namun yang bersangkutan menuju kearah La Akong. Tiba-tiba dari arah belakang  La Bengo mendengar suara percikan air sehingga dia sekejap kaget dan langsung memanggil La Akong untuk menyalakan senter di belakang yang saat itu juga posisi korban membelakangi La Bengo.

“Setelah diperiksa korban sudah tidak berada di permukaan air, sehingga  kedua rekan korban pun langsung bergegas mencari korban di seputaran areal tersebut, namun korban sudah tidak di temukan.

Lanjut Kapolres,  setelah itu keduanya berinisiatif langsung  segera meninggalkan areal tersebut dan menuju ke kampung Desa Kawasi guna meminta bantuan, sesampainya di kampung kedua saksi pun langsung menuju ke rumah anak korban, Sulistiawati dan menyampaikan bahwa korban sudah digigit buaya.

“Informasi tersebutpun di sampaikan kepada anggota Pospol Kawasi sehingga dibantu beberapa masyarakat langsung ikut membantu pencarian korban dengan menggunakan 3 unit body jonson dan langsung menyampaikan pula kejadian ke Pos Pol Air Kawasi sehingga bersama sama dngn 1 unit  speed boad Pol Airud langsung menuju ke areal TKP,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres menyampaikan, sesampainya di sana pencarian pun dilakukan kurang lebih 4 jam. tepatnya pukul 02.15 wit, korban pun di temukan tidak berada di posisi TKP awal, namun berada kurang lebih berjarak 500 meter tepatnya di dalam  muara anak sungai yang tertutup dengan pohon bakau dengan posisi terapung tegak dengan kepala tertunduk dan terlihat tidak jauh dengan posisi korban satu ekor buaya besar yang berjarak 1 meter tidak berjauhan dengan korban, setelah beberapa menit kemudian buaya pun langsung menghilang dari areal itu.

“Lalu korbanpun di selamatkan dan di amankan di dalam Body Jonson,  setelah korban sudah berada di dalam body korban sudah dalam keadaan posisi tidak bernyawa dengan kondisi tangan kanan putus.” pungkas Kapolres. (Ong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut