Siswi MTs di Halsel Hamil, Tidak Ikut UN

  • Bagikan
Kabid Dikdas Dikbud Halsel, Sri Suhendari

LABUHA – Pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat SMP di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) di ikuti 4051 siswa-siswi yang terbagi di 109 sekolah menengah pertama negeri, madrasah dan swasta yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

Dari 109 sekolah yang melaksanakan UN terdapat 6 sekolah yang menggunakan UN berbasis Komputer sedangkan 103 sekolah lainnya masih menggunakan Ujian Nasional Kertas Pinsil (UNKP).

Pelaksanaan UN yang berjalan tanpa hambatan itu terdapat satu siswa di MTs Omamoi Desa Sawadai Kecamatan Bacan Selatan tak ikut ujian karena sedang hamil.

“Makanya dia tidak ikut ujian,” ungkap Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabipidas) Dikbud Halsel, Sri Suhendari. Kamis (26/4/2018).

Sambungnya, siswi tersebut juga sudah tidak lagi diikutsertakan dalam UN atau ujian susulan. Selain itu, terdapat 7 siswa di SMP Sekolah Luar Biasa (SLB) tergolong tuna grahita makanya tidak ikut UN mereka hanya ikut Ujian Sekolah.

Lanjutnya, meski begitu pelaksanaan UN tahun 2018 tingkat SMP di Halsel berjalan lancar.

“Semua berjalan lancar, baik UNBK maupun UNKP, dan semua soal terdistribusi dengan baik dan peserta didik juga tidak tercecer.” pungkasnya. (Ong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut