Akhmad: Hanya Dua Desa yang Kekosongan Tenaga Medis

  • Bagikan
Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Halsel Akhmad Radjak

LABUHA – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Akhmad Radjak  angkat bicara terkait kekosongan tenaga medis di lima Desa di Kecamatan Bacan Timur.

Menurut mantan Staf ahli bidang sosial dan budaya (Sosbud) Pemkab Halsel itu, mengatakan kekosongan tenaga bidan dan perawat itu hanya terdapat di dua desa yakni desa Kaireu dan desa Nyonyifi.

“Bidan di Desa Kaireu itu karena dia sakit sehingga berhenti sedang di Desa Nyonyifi itu pindah ke Desa Doko ikut suami,” ungkap Ahkmad Radjak via telepon. Senin (30/4/2018).

BACA JUGA: 5 Desa di Bacan Timur Tanpa Tenaga Medis Selama 9 Bulan

Akhmad menjelaskan, 3 desa lainnya yaitu desa Timlonga, desa Goro-Goro dan desa Sabatang semuanya berada ditempat tugas masing-masing.

Lanjut Akhmad, sementara yang masih kekosongan tenaga medis itu hanya di Desa Nyonyifi dan Desa Kaireu, untuk mengisi kekosongan itu dirinya berjanji dalam waktu dekat akan menempatkan bidan dan perawat di kedua desa tersebut.

“Nanti ada seleksi bidan baru ditempatkan di sana,” ucapnya.

Disentil terkait gaji para tenaga medis, dirinya mengaku, hampir semua gaji para tenaga medis belum dibayar selama tiga bulan mulai Januari, Febuari dan Maret. Namun pihaknya sudah mengajukan surat permintaan pembayaran (SPM) kepada Dinas Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (DPKAD) tiga minggu yang lalu hanya saja hingga saat ini DPKAD belum juga membayarnya.

“Tadi pak wakil sudah koreski di keuangan, kita sudah usulkan tiga minggu lalu. Coba tanya langsung ke dinas keuangan,” pungkasnya. (Ong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut